2 Tahun Jadi Kades, Arkilaus Punya Mobil, Kios & Sapi, Warga Lapor Jaksa

oleh -4K views
Kota SoE,fakta-tts.com – Kecurigaan muncul di benak sejumlah warga Desa Tubmonas Kecamatan Kuatnana Kabupaten TTS, ketika kepala desa (kades) mereka Arkilaus Sae punya satu unit mobil truk, kios besar dan sejumlah ternak Sapi.
Usai bertemu melaporkan dugaan penyelewengan dana desa dan dana BumDes kepada kasie Intel Kejari TTS, Maurits Kolobani di ruang kerjanya, Senin (4/2/2019), Robby Snae, perwakilan warga kepada wartawan menyampaikan mereka curiga dengan kepemikan kades Arkilaus atas aset-aset tersebut.  Mereka menduga kepemilikan   yang aset-aset tersebut ada kaitannya dengan pengelolaan dana desa dan BumDes tahun 2017 desa itu yang sesuai pengamatan mereka tidak jelas.
“Ia baru dilantik Februari 2016, tahun 2018 beli satu truk bekas, ada kios besar dan juga ada sapi. Dugaan kami jangan sampai ini ada kaitannya dengan pengelolaan dana desa dan BumDes yang tidak jelas, saya dusun jadi kalau itu barang BumDes, kenapa kita tidak di kasih tahu,”kata Robby.
Robby mengatakan ia tidak yakin kalau aset-aset tersebut adalah hasil usaha kades Arkilaus dan tunjangan kades.
“Saya orang situ jadi saya tahu seperti apa, gaji kades berapa sehingga baru dua tahun dilantik tapi bisa beli mobil, hewan dan kios besar,”katanya.
Ia bersama delapan warga lainnya meminta Kejari TTS untuk menelusuri dana desa dan BumDes Tubmonas tahun
2017-2018.
Robbi mengatakan sesuai informasi yang diperoleh  dana BumDes dianggarkan sebesar Rp 150 juta, namun mereka tidak melihat adanya kegiatan di lapangan.
“Untuk dana Bumdes sama sekali tidak ada kegiatan apa-apa, tapi didalam SPJ kok ada. Dana Rp. 150 juta tapi kami belum bentuk Bumdes,” tambah Robbi.
Menurut Robbi, ada kejanggalan dalam pengelolaan dana desa untuk item pekerjaan pembangunan embung, pekerjaan jalan sepanjang 1500 meter, pekerjaan penahan tebing (TPT) dan saluran serta pengelolaan dana Bumdes Desa Tubmonas.
“Ada beberapa item pekerjaan yang kami sebagai masyarakat merasa janggal, pertama pembangunan embung, pekerjaan tembok penahanan tebing dan saluran, jalan sertu sepanjang 1500 meter, serta pengelolaan dana Bumdes,” tutur Robbi Snae yang diamini oleh 8 warga lainnya yakni Lukas Naitboho, Yosep Asbanu, Nikson Betty, Melkies TAek,Aflianus Asbanu, Istofanus Nubatonis dan Jerry Asbanu.
Belum diperoleh konfirmasi dari kades Arkilaus. Nomor ponsel kades Arkilaus yang diberikan salah seorang warga tidak aktif saat dihubungi sekitar pukul 13.08 wita.(jmb/Pau)
_________________
Foto: Robbi Snae (kanan) berbincang dengan kasie Intel Maurits Kolobani (kiri) usai menyampaikan laporan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *