Bea Siswa PIP SMPN 3 Aban Selatan Yang Dikorupsi Dikembalikan ke Siswa

oleh -4K views
Kota SoE, fakta-tts. Com – Persidangan Kasus dugaan korupsi dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2018 SMP Negeri 3 Amanuban Selatan di Pengadilan Tipikor Kupang telah berakhir dengan pembacaan vonis putusan terhadap kepala sekolah (kasek) Siprianus Olin oleh majelis hakim pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (17/12/2019).
Para siswa sekolah tersebut akhirnya bisa bernafas lega karena hakim memutuskan dana PIP para siswa sebesar Rp 210.750.000 yang menjadi Barang-bukti korupsi dalam kasus itu dikembalikan kepada yang berhak dalam hal ini para siswa SMPN 3 Amanuban Selatan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Timor Tengah Selatan (TTS), Fachrizal,SH kepada fakta-tts.com di Mapolres TTS, Kamis (19/12/2019) mengatakan terdakwa Seprianus divonis 1,5 tahun penjara denda Rp 50 juta subsidair 1 bulan kurungan karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai pasal 3 UU Korupsi. Dan uang yang dikorupsi dikembalikan kepada yang berhak. Dikatakan Kajari Fachrizal sebelum pembacaan putusan, Siprianus Olin telah mengembalikan Rp 1.650.000 ke aparat hukum. Dan uang pengembalian tersebut akan tambahkan dengan Rp 190-an juta yang menjadi BB untuk dikembalikan ke pihak sekolah melalui dinas P dan K kabupaten TTS. “Uangnya dikembalikan kepada yang berhak, nanti kita kembalikan lewat dinas pendidikan,”kata Kajari Facrizal.
Kadis P dan K kabupaten TTS, Seperius Eddy Sipa menyambut baik putusan majelis hakim tersebut karena para siswa bisa mendapatkan kembali haknya meski tertunda beberapa lama karena kasek diproses hukum.
Ia menambahkan setelah menerima uang tersebut dari Kejari TTS, ia sendiri yang akan mengantar dan membagikannya kepada para siswa penerima di sekolah tersebut. “Nanti saya yang antar dan bagi sendiri ke siswa. Saya akan tanya langsung ke siswa soal seragam, sepatu, buku dan pensil mereka bagaimana. Begini supaya tepat sasaran, tidak disalahgunakan untuk keperluan lain,”katanya.
Kasus ini mencuat ketika sekolah tersebut terbakar. Pengakuan kasek ke polisi bahwa uang PIP tersebut juga ikut terbakar. Ternyata dalam penelusuran polisi uang tersebut justeru sudah diambil lebih dulu dan disimpan kasek di rumahnya. Ada sekitar Rp 2 jutaan yang sudah dimanfaatkan oleh kasek Seprianus. penyidikan Kasus ini kemudian mengarah pada tindak pidana korupsi. Hingga akhirnya kasek Seprianus terbukti di persidangan telah melakukan korupsi. (Jmb).
——————–
Foto; Kajari Fachrizal – Kadis P dan K, Eddy Sipa
_________________________

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *