Fransiskus Mella Tuntut Ganti Rugi Rp 312 Miliar Untuk Lahan Bendung Temef

oleh -2.9K views
Kota SoE,fakta-tts.com -Fransiskus L. Mella menuntut pembayaran ganti rugi sebesar Rp 312 miliar lebih kepada PT . Nindy Karya beserta Menteri PUPR, Gubernur NTT dan Bupati TTS atas lahan seluas 312 hektoare (ha) yang kini menjadi lokasi pembangunan bendungan Temef, di kecamatan Polen dan Oenino kabupaten TTS.
Tuntutan tersebut telah didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) SoE dan Selasa (8/10/2019) dilangsungkan sidang perdana.
Sidang perdana tersebut ditunda ke Selasa pekan depan karena dalam sidang Selasa ini para tergugat, Nindya Karya, Menteri PUPR, Gubernur NTT dan Bupati TTS dianggap tidak hadir.
Wakil Nindya Karya dan kementerian PUPR sempat hadir dalam sidang namun karena tidak memiliki surat kuasa sehingga dianggap tidak hadir oleh majelis hakim yang diketuai Wempy Wiliam James Duka,SH dengan anggotanya Putu Dima Indra,SH dan Putu Agung Putra Baharata,SH.
Usai sidang, Dr. Detji Kory Nuban,SH,M.Hum didampingi empat rekannya sebagai Kuasa hukum Fransiskus L. Mella menjelaskan klien mereka mengajukan gugatan ganti rugi karena lahan tersebut milik klien mereka, Fransiskus L. Mella.
Selaku pemilik lahan kata Detji mestinya pemerintah punya etiket baik dengan melakukan pendekatan kepada Fransiskus Mella terkait rencana pembangunan bendungan tersebut. Pihaknya mengambil langkah hukum disaat aktifitas pembangunan sudah berlangsung karena masih menunggu itiket naik dari pemerintah.
Dijelaskan gugatan tersebut tidak bermaksud menghalangi pembangunan bendungan tersebut. “Pembangunan silahkan lanjut, yang kami tuntut adalah ganti rugi atas lahan yang dipakai,”katanya.
Besaran ganti rugi tersebut mencapai Rp 312 miliar lebih karena tiap meter persegi dihitung Rp 100.000. (jmb)
___________________
Foto 1: suasana sidang
Foto 2: foto bersama Fransiskus Mella bersama kuasa hukum dan keluargannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *