Kades Lilo Dilaporkan 7 Warga ke Polsek Ayotupas

oleh -2.5K views

Ayotupas,fakta-tts.com – Kepala desa (kades) Lilo kecamatan Amanatun Utara kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Irene Alunat dilaporkan tujuh orang warganya ke Polsek Ayoyupas-Amanatun Utara, Kamis (10/10/2019).  poin Kades Irene dilaporkan menyangkut dugaan adanya penyimpangan pembagian beras Rastra, Pekerjaan Embung, pekerjaan jalan, pekerjaan rumah bantuan dan WC sehat yang menggunakan dana desa.

Kapolsek Ayotupas, Jimmy Sulaiman kepada fakta-tts.com , Sabtu (12/10/2019) menyampaikan laporan tersebut disampaikan tertulis yang ditandatangani oleh Martinus Linome, Thimotius Toto, Orpa Labu, Maria Nitsae, Martha Tafuli, Anastasia Manao dan Marthinus Fay.
Dalam laporan tertulis tersebut warga menyampaikan lima poin penting yang diminta untuk diperiksa oleh polisi.
Berikut bunyi kelima poin laporan yang disampaikan warga ke Polsek Ayotupas;
Pertama ; Pembagian rastra dari dinas sosial kabupaten TTS tahun 2018 dan 2019 yang oleh kades Lilo masyarakat desa Lilo sebanyak sembilan KK dimana tahap awal 2018 mendapat jatah beras Rastra tersebut tapi tahap selanjutnya oleh kades Lilo mengatakan bahwa sembilan KK tersebut tidak mendapat jatah beras Rastra tersebut lagi dengan alasan bahwa nama-nama dari sembilan KK tersebut dicoret oleh dinas sosial kabupaten TTS, namun setelah dicek oleh masyarakat ke dinas sosial ternyata sembilan KK tersebut masih mendapat jatah beras Rastra hingga saat ini.
Kedua; Pembuatan Embung di tukfenu RT 013, RW 006 dengan dana Rp 125 juta namun tidak selesai dan tidak bisa digunakan oleh masyarakat karena tidak berfungsi sampai saat ini tidak ada air yang bisa ditampung.
Ketiga; jalan jurusan Oebonak-linhenu dengan anggarab Rp 246 juta namun pekerjaan diduga tidak sesuai dengan perencanaan.
Keempat; Bantuan perumahan tahun 2017 sebanyak delapan unit diduga tidak selesai sesuai dengan perencanaan dan tahun 2018 terdapat sepuluh unit juga diduga tidak sesuai. Padahal sesuai penyampaian dari kades bahwa masyarakat penerima bantuan rumah tinggal terima kunci namun kenyataan tidak seperti itu.
Kelima; Bantuan WC kepada masyarakat tahun 2017 dan dan 2018 sampai saat ini belum seluruhnya selesai.
Kades Irene Alunat belum dapat dihubungi untuk dikonfirmasi soal ini. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *