Kasus RSP Boking, Polres TTS: “Ini Kasus Besar, DPRD Bisa Diperiksa”

oleh -2.6K views
Kota SoE, fakta-tts.com –Penyidik tindak pidana korupsi satuan reserse dan kriminal (Reskrim) Polres Timor Tengah Selatan (TTS) kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Boking sebesar Rp 17 miliar lebih.
Sejumlah pihak telah dimintai keterangan dalam upaya mengungkap dugaan korupsi anggaran tersebut diantaranya Barince Yalla selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Jack Benu, mantan kepala Unit Layanan Pelelangan (ULP), personil Pokja ULP, Konsultan Pengawas dan unsur lainnya. Telah diagendakan mantan kadis kesehatan kabupaten TTS, dr. Hosiani In Rantau yang akan menjalani pemeriksaan Rabu (26/6/2019) besok.
Kasatreskrim Polres TTS, Iptu Jamari, kepada fakta-tts.com di ruang kerjanya, Selasa (25/6/2019) mengatakan tidak tertutup kemungkinan pihak DPRD TTS juga dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran dari dua sumber yakni DAU dan DAK untuk pembangunan rumah sakit yang baru diresmikan Mei lalu tersebut.
“Ini kasus besar, dari DPRD juga bisa kita mintai keterangan soal pengalihan dana DAU untuk proyek DAK itu,”katanya.
Dikatakan kasus besar karena menurut Jamari, pihaknya akan melakukan penelusuran dari tahapan awal, perencanaan, pengadaan hingga akhir pelaksanaan fisik proyek meski indikasi korupsinya ada pada tahapan pelaksanaa fisik, dimana ada sejumlah item pekerjaan yang disatukan.
“Ini kasus besar karena mau telusuri dari awal, dari perencanaannya hingga selesai. Banyak pihak yang akan kita periksa untuk lihat benang merah dalam kasus ini, dalam tahap pelaksanaan itu ada sejumlah item berbeda yang disatukan,”katanya.
Meski banyak pihak yang akan dimintai keterangan namun Jamari mengatakan kasus itu diupayakan penyidik akan diselesaikan lebih cepat dibanding kasus landscape kantor bupati TTS.
Perkiraan sementara polisi ada anggaran sebesar Rp 3 miliar yang diduga bermasalah dalam penggunaannya.
Proyek ini bernilai Rp 17,4 miliar yang bersumber dari dana DAK bidang kesehatan tahun 2017. Informasi yang dihimpun, hanya sekitar Rp 9 miliar DAK yang digunakan untuk proyek itu sementara sisanya dari anggaran proyek yang bersumber dari DAU.
Proyek ini dikerjakan PT. Tangga Batu Jaya, asal Jakarta. Peletakan batu pertama pembangunan RSP Boking di desa Baus kecamatan Boking dilakukan bupati TTS saat itu, Ir. Paul Mella,M,Si beserta Kajari TTS waktu itu, Oscar Douglas Riwu, anggota DPRD TTS dan tokoh masyarakat setempat.
RS tersebut telah diresmikan pengoperasian pelayanannya pada 21 Mei 2019 oleh Egusem Piether Tahun, bupati TTS yang baru. (jmb/pau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *