Johana Pukul Suami Pakai Kapak, Diduga Karena Pulang Mabuk

oleh -25.4K views

Panite, fakta-tts.com – Jika sering terjadi suami aniaya isteri maka kali ini sebaliknya. Johana Liu, warga desa Polo kecamatan Amanuban Selatan kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menganiaya suaminya, Anderias Nabuasa (53) menggunakan kapak.

Hantaman kapak Johana di pelipis kanan suaminya membuat suaminya tak berdaya. Setelah menghantam suaminya, Juliana mendatangi Polsek Amanuban Selatan melaporkan apa yang baru saja dilakukan.

Polsek Amanuban Selatan kemudian mendatangi kediaman mereka di Kiutenu RT 19/RW 08 dan membawa Anderias ke RSUD SoE untuk mendapat perawatan atas luka yang dialami. Anderias tewas dalam perawatan di Rumah sakit.

Kapolsek Amnuban selatan, Ipda I Made Sudarma mengatakan penganiayaan itu terjadi Kamis sekitar pukul 16.42 Wita (3/12/2020).

Saat polisi tiba kata Kapolsek Made, rumah yang menjadi Tempat Kejadian Perkara sedang tertutup.

“saya bersama dua orang anggota segera ke TKP dan mendapati rumah korban dalam keadaan tertutup. anak-anak korban bersembunyi di rumah Semri Nabuasa (anak korban) yang rumahnya tidak jauh dari TKP.”,katanya.

Polisi menemukan korban tertidur di tikar beralas bantal.

“Korban kami bawah ke Puskesmas Panite guna mendapat perawatan, namun di duga karena kondisi korban memburuk. Korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Soe, hingga pukul 16.42 Wita kami mendapat informasi bahwa korban telah meninggal dunia.” kata Kapolsek Made Wijaya.

Ia mengatakan hasil pemeriksaan sementara, motiv penganiayaan tersebut karena Johana tak terima ketika suaminya pulang rumah dini hari itu dalam keadaaan mabuk minuman keras. “Motivnya karena korban mabuk, isterinya tak suka suaminya mabuk, sempat terjadi pertengkaran, “katanya.

Johana kini diamankan di Mapolsek Amanuban Selatan untuk menjalani proses hukum.

Anderias dan Johana sudah dikaruniai enam orang anak. (Yab/jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *