Pengacara di SoE Ditangkap Polisi di Belakang Gereja, Diduga Terlibat Kasus Pembunuhan

oleh -9K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Oknum advokad atau pengacara di SoE, kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) berinisial AT, Rabu (21/10/2020) siang sekitar pukul 09.20 WITA ditangkap polisi di belakang gereja Efata SoE usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) SoE.
Aksi kejar mengejar antar tim Buser Polres TTS dan AT sempat terjadi mulai dari pelataran pengadilan hingga belakang gereja.
Informasi yang diperoleh dari tim kepolisian di Mapolres TTS, setelah penangkapan bahwa AT, warga desa Nule kecamatan Amanuban barat ini sebelumnya masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) terkait kasus pembunuhan Frengky Bees, tahun 2016 lalu di batas Kota SoE kecamatan Amanuban barat. Sejumlah tersangka kasus itu tengah menjalani hukuman.
DPO kasus tersebut kabarnya masih tersisa tiga orang yakni CL, YT dan DB yang sementara dalam pencarian polisi.
Usai ditangkap AT langsung di giring ke Mapolres TTS dan kini sementara menjalani pemeriksaan.

Arman Tanoni,SH, warga desa Nule kecamatan Amanuban barat.

Di Mapolres AT, terlihat didampingi isteri dan salah satu keluarganya.
Kasat Reskrim Polres TTS , Iptu Hendricka Bahtera,STK,SIK,MH didampingi Kanit Pidum Emil Pingak dan sejumlah Kanit di Polres TTS mengatakan AT sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal 170 dan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.
(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *