Polisi Tahan 7 Truk Bermuatan Batu Warna, Diduga Hasil Tambang Ilegal

oleh -1.9K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) menahan tujuh unit truk bermuatan batu warna. Batu warna dalam karung diatas truk-truk tersebut diduga hasil tambang ilegal di pantai selatan wilayah kecamatan Kolbano dan Boking.
Ketujuh truk ditahan ketika melintasi jalur negara di wilayah Bena kecamatan Amanuban Selatan Kamis dua pekan lalu. Truk-truk berisi penuh batu warna tersebut Rabu (25/11/2020) masih terparkir di Mapolres TTS.
Kapolres TTS, AKBP Andre Librian,S.I.K kepada fakta-tts.com di ruang kerjanya Rabu siang mengatakan pihaknya mengamanka  ketujuh truk tersebut untuk keperluan penyelidikan.
“Ada dugaan penambangan batu warna itu di lakukan secara ilegal. Ijinnya di tempat lain tapi ambilnya di tempat lain,”kata Kapolres Andre Librian.
Dijelaskan dari keterangan para sopir  Batu-batu itu diangkut dari lokasi penambangan di wilayah kecamatan Kolbano dan Boking dan hendak dibawa ke pelabuhan Tenau Kupang untuk diteruskan ke Surabaya,Jawa timur.
Untuk menyelidiki dugaan tambang ilegal tersebut, pihaknya juga akan memeriksa pihak dinas pertambangan ESDM provinsi NTT terkait penerbitan izin usaha tambang, dinas perikanan dan kelautan NTT soal wilayah kelautan. Pihak Badan Lingkungan hidup sudah di terkait dampak lingkungan.
Disampaikan Kapolres Andre, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan lokasi bersama instansi terkait untuk memastikan titik ordinat dari wilayah ijin tambang yang ada di wilayah tersebut.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *