Indikasi Korupsi di Kasus Dana Desa Taebone Beragam, Penyelidikan Sudah Masuk di Pidsus

oleh -4.1K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Proses hukum pengelolaan dana desa Taebone kecamatan Fatukopa kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2017, 2018 dan 2019 oleh Kejari TTS terus berjalan. Rabu (13/1/2021) proses hukum kasus itu diserahkan oleh seksi intelijen ke seksi tindak pidana khusus (pidsus).

“Setelah kita lakukan pengumpulan bahan keterangan dan bukti lain, hari ini kita serahkan ke pidsus untuk penyelidikan lebih lanjut,”kata kepala seksi (kasie) Intel Kejari TTS, Harianto,SH di kantornya, Rabu (13/1/2021).
Disampaikan dalam rangkaian penyelidikan seksi intelijen ada sekitar 16 orang saksi yang dimintai keterangan dan ada sekitar 20 dokumen yang diambil untuk proses hukum kasus itu.
Dalam rangkaian proses penyelidikan oleh seksi intelijen itu kata Harianto, muncul beragam indikasi korupsi dalam pengelolaan dana desa di tiga tahun anggaran tersebut. “Indikasi korupsinya ada beberapa, ada yang fisik belum selesai tapi pembayarannya 100 persen, kurang volume, ada yang fisiknya tidak ada tapi dibayar,”katanya.
Dari indikasi yang muncul pihaknya sudah punya kesimpulan soal pihak-pihak mana yang bertanggungjawab. “Soal pihak yang bertanggungjawab sudah pasti ada ya, tapi berapa jumlahnya nanti dipemgembangan penyelidikannya oleh pidsus, 75 persen ini sudah jadi perkara,”katanya. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *