Jaksa Tahan, Kades Sono Nonaktif, Elkana Boti

oleh -2.4K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan (TTS) Kamis (26/8/2021) menahan Elkana Boti, Kepala Desa Sono (non aktif) Kecamatan Amanatun Utara Kabupaten TTS.
Elkana ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres TTS dalam kasus dugaan pemalsuan tandatangan dokumen keuangan desa.
Elkana Boti dan satu orang tahanan lainnya dibawa langsung oleh Kanit Pidum Polres TTS AIPDA Emil Pingak, Briptu Charles Kote dan Bripda Jorhens Mangelomi dan diterima oleh JPU Agus Pradnyana di kantor Kejari SoE
Mengenakan rompi orange dengan tangan diborgol, tersangka Elkana Boti dibawa ke sel tahanan Polres TTS pada Kamis sore sekitar pukul 15:00 Wita untuk selanjutnya dipindahkan ke Rutan Soe selama  20 hari ke depan sambil menunggu proses selanjut.
Penahan Elkana Boti tersebut setelah penyidikan Polres TTS melengkapi berkas perkaranya dan dinyatakan lengkap (P2) oleh JPU.
Kejari TTS Andarias D’Ornay, SH MH yang dikonfirmasi melalui I Nyoman Agus Pradnyana, SH Kamis (26/8/2021) dikantor Kejari setempat mengatakan, penahanan terhadap tersangka Elkana Boti agar tersangka tidak melarikan diri, tidak mengulangi perbuatan dan tidak menghilangkan barang bukti. Dan yang lebih penting adalah agar proses kasus dugaan pemalsuan tanda tangan segera dilimpahkan ke Majelis Hakim untuk dijadwalkan persidangan.
Untuk diketahui kasus yang menjerat tersangka Elkana Boti bermula ketika dirinya memalsukan tanda tangan Bendahara Desa Sono Otniel Tampani pada slip penyetoran dana desa pada tahun 2018 lalu. Elkana diduga memalsukan tanda tangan Bendahara Desa Otniel pada slip penyetoran bank dari dana desa Sono masing-masing ke rekeing miliknya sebesar Rp. 52.900.000, rekening milik istrinya Rp. 50.000.000 dan anak kandungnya Rp. 25.000.000 bank pada Bank NTT Capem Oeekam Amanuban Timur pada tahun 2018 lalu.
Akibat perbuatannya tersebut Elkana dikenakan pasal 236 KUHP pemalsuan dengan ancaman 6 tahun penjara.
Diawal tahun 2019, Elkana Boti sempat ditahan oleh penyidik Polres TTS namun penahanannya ditangguhkan dan hingga akhirnya pada Kamis (26/8/2021) Elkana kembali ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari TTS untuk diproses dipersidangan.(Pau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *