Polisi Reka Ulang Pembunuhan di Cekdam Raisamane-Rinhat

oleh -603 views
Malaka, fakta-tts.com – Penyidik Polres Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan reka ulang kasus terbunuhnya Maria Regina Luruk alias  Bete Lauk (47 Th) yang ditemukan meninggal Jum’at (2/6/2021) sekitar pukul 15.30 WITA  di pinggir cekdam Sadan Dusun Srin Desa Raisamane Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka.
Reka ulang dilakukan Kamis (29/7/2021) pukul 10.00 WITA dipimpin Kasat Reskrim Polres Malaka IPTU Jamari, SH., MH yang melibatkan seluruh anggota Sat Reskrim Polres Malaka dibantu  oleh Anggota Sabhara yang dipimpin oleh Ketua Tim Pengamanan Terbuka IPTU Made Yurdana dan Ketua Tim Identifikasi IPTU Soleman Badu, SH.
Kapolres Malaka AKBP Rudy J.J. Ledo, SH., SIK  mangatakan reka ulang tersebut untuk memberikan kejelasan atau membuat terang indikasi tindak pidana dalam proses hukum yang sedang berlangsung.
Ada 30 adegan yang dilakonkan dalam reka ulang tersebut.
“Tim kami telah melakukan reka ulang terhadap kasus Pembunuhan kurang lebih 30 adegan,”kata Kapolres Rudy.
Dari reka ulang tersebut terungkap kalau kejadian tersebut bermula ketika tersangka YYF (19 th), keponakan korban, pada pukul 09.00 WITA datang ke rumah Korban Maria Regina Luruk alias Bete Lauk dan menanyakan keberadaan Korban kepada orang tua Korban yang bernama Martina Hoar dan pada waktu itu diperoleh informasi bahwa Korban Maria Regina Luruk alias Bete Lauk pergi ke kebun untuk petik sirih.
Mendengar hal tersebut selanjutnya Tersangka YYF berangkat menuju ke kebun yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer, akan tetapi sesampai di kebun ternyata Korban Maria Regina Luruk alias Bete Lauk tidak ada sehingga Tersangka YYF pulang melewati jalan menuju cekdam. Sesampai di cekdam selanjutnya Tersangka melihat Korban Maria Regina Luruk alias Bete Lauk sementara cuci tangan dan selanjutnya timbul niat Tersangka YYF untuk menyetubuhi Korban, kemudian Tersangka mendekatinya dan dengan jarak sekitar 2 meter selanjutnya dengan menggunakan tangan kanan Tersangka melempar dengan menggunakan batu dan mengenai bagian bawah kelopak mata hingga luka dan berdarah hingga Korban Maria Regina Luruk jatuh tengkurap.
Melihat hal tersebut kemudian  Tersangka YYF takut Korban berteriak sehingga dengan menggunakan kayu gamal yang diambil dari cekdam menusuk bagian bawah tubuh Korban Maria Regina Luruk alias Bete Lauk hingga meninggal karena banyak mengeluarkan darah.
Kasat Reskrim IPTU Jamari, SH., MH mengatakan
YYF diduga telah melakukan pembunuhan tersebut dan yang bersamgkutan diproses hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 Subsdair Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana penjara 15 tahun. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *