Polisi Temukan Mayat Tanpa Kepala di OeEkam

oleh -7.7K views
OeEkam, fakta-tts.com – Tim kepolisian dari Polsek Amanuban Selatan dan satuan Reskrim Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 16.00 wita menemukan mayat tanpa kepala berjenis kelamin laki-laki dalam hutan di Besasoka RT 06 RW 03 Dusun I desa Oeekam kecamatan Noebeba.
Bagian kepala jazad tersebut baru ditemukan polisi  sekitar pukul 20.20 WITA setelah dilakukan pengembangan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak. Potongan kepala tersebut terletak diantara bebatuan dalam sungai yang jaraknya berkilo-kilometer dari TKP.
Penemuan ini berawal dari laporan adanya kejadian pembunuhan yang disampaikan via telepon oleh Jhon Tenis, kepala dusun II, kepada kapospol Noebeba Aipda Otniel Oematan.
Pihak Pospol kemudian menghubungi Polsek Amanuban Selatan dan Reskrim Polres TTS yang kemudian turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk penyelidikan. 
Kapolsek Amanuban Selatan Ipda I Made Sudarma wijaya yang ikut dalam pemeriksaan di TKP menyampaikan sekitar 20 meter dari jazad tanpa kepala itu, polisi menemukan topi dan kain yang diduga milik korban.
Dititik itu juga ditemukan sebilah parang dan saku sirih pinang dari karung plastik warna putih.
Dalam kantong (saku) sirih pinang tersebut ditemukan sebuah KTP atas nama Yulius Benu, tempat tanggal lahir Oeusapi 27 juli 1962, pekerjaan petani, alamat RT 01 RW 02 Dusun I desa oeekam kecamatan Noebeba kabupaten TTS.
Disampaikan Ipda I Made Sudarma wijaya, Dari petunjuk identitas di KTP tersebut diketahui bahwa mayat tanpa kepala tersebut adalah Yulius Benu, warga desa Oeekam. Hal itu diperkuat dengan pengakuan Ester Nesimnasi bahwa kalau jasat tersbut adalah suaminya.
Kepada polisi Ester menyampaikan Ester Nesimnasi, pada pukul 06.00 wita korban pamit untuk pergi ke kebun di Hausisi dan korban juga sempat meminta parang dan juga sirih pinang kepadanya. setelah itu korban langsung pergi sendirian ke kebun. Ia baru tahu kalau suaminya telah meninggal pada pukul 17.30 setelah diberitahu oleh Jufri Baok.
Pada pukul 18.00 wita mayat tersebut dibawa Polisi rumahnya untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter puskesmas Noebeba an. dr. Junita Taneo. Pihak medis tak dapat melakukan pemeriksaan langsung di TKP karena sukitnyan medan menuju TKP.
Polisi tengah menelusuri pelaku pembunuhan tersebut sejumlah saksi telah dimintai keterangan. (Jmn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *