Ganti Kapolsek, Aksi Curi Sapi di Bena Muncul Lagi

oleh -1.7K views

Kota SoE,Fakta TTS-Kasus pencurian sapi di areal persawahan Bena kecamatan Amanuban selatan kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali terjadi setelah sekitar empat tahun tidak terjadi. Kejadian pencurian sapi di wilayah itu muncul lagi dua bulan kemudian setelah Kapolsek berganti dari Ipda Mathen Isu ke Ipda I Made Wijaya sekitar Oktober 2017 lalu.

Camat Amanuban Selatan, Jhon Asbanu kepada Fakta TTS, Rabu (3/1/2018) mengatakan setelah pergantian Kapolsek itu, kasus pertama pencurian sapi terjadi di bulan Desember 2017 dan yang paling baru terjadi Selasa (2/1/2018) malam.
Para pekaku pencurian maupun pemilik sapi dalam dua kejadian tersebut belum teridentifikasi karena kata camat Asbanu, warga hanya menemukam perut sapi di tepi jalan negara menuju kabupaten Malaka dan negara Timor Leste tersebut.
“Belum diketahui siapa pemilik sapi yang perutnya ditemukan warga di jalan rata Bena itu,”katanya.
Dua aksi beruntun tersebut diakui cukup meresahkan warga sehingga pihaknya mengimbau agar warga yang punya ternak mengandangkan ternaknya di malam hari. “Kamı hımbau warga agar malam hewan dı kandangkan agar jangan berkelıaran dan tıdur dı badan jalan negara. Karena modus yang mereka pakaı adalah bunuh sapı yang tıdur dı nadan jalan negara itu,”kata camat Asbanu setelah melihat langsumg barang bukti pencurian berupa perut sapi di lokasi desa Oebelo, Amanuban selatan.
Pada kasus empat tahun sebelumnya, semasa kapolsek Marten Isu, sejumlah pelaku berhasil ditangkap dan diproses hukum dan kini sudah selesai menjalani masa hukumannya.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *