Kasek Bikin Kesal, Komite SDI Noesahan Mengadu ke DPRD

oleh -4.1K views
Kota SoE,Fakta TTS-Komite SD Inpres Noesahan Kecamatan Noebeba Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi NTT merasa kesal dengan ulah kepala sekolah (Kasek) Julius Banfatin yang jarang masuk sekolah.
Rabu (18/4/2018) Ketua Komite Sekolah Danial Neonane, Felipus Sesatonis dan Ketua RW Nenosahan Noh Tse menemui komisi IV DPRD TTS mengadukan hal tersebut sekaligus meminta DPRD untuk memfasilitasi mengatasi persoalan tersebut. Ketiganya diterima oleh anggota Komisi IV DPRD TTS, Sefrits Nau diruang komisi tersebut.
Kepada Sefrid mereka menyampaikan kekuatiran mereka atas nasib 119 siswa sekolah terutama siswa kelas enam yang kini menghadapi ujian.
“Pak dewan, kami sangat kesal sehingga kami datang untuk sampaikan persoalan ini untuk bagaimana caranya bisa mencari solusi yang terbaik agar anak-anak jangan dirugikan,”kata Neonane.

Daniel Neonane menjelaskan ada hal mengherankan yang mana ada siswa yang raportnya belum diisi nilai dari kelas satu sampai kelas IV. “Ini bisa menyulitkan peserta didik yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang SMP. Ini raport salah satu siswa yang belum diisi,”kata Neonane sambil menyodorkan raport anakannya ke Sefrid Nau.

Kepala sekolah Julius Banafatin setahu Neonane tidak menetap di sekolah, terkadang sebulan satu kali baru masuk sekolah. Pantauan Noenane saat mau cairkan dana BOS baru kasek Banfatin masuk sekolah.
Kasek Julius Banfatin diketahui tinggal di desa Mio Kecamatan Batu Putih.
“Kami tidak ada masalah dengan beliau. Selama tiga tahun beliau jadi kasek di sekolah itu namun kami lihat ini bisa merugikan anak-anak kami sehingga tahun ketiga ini kami datangi DPRD TTS untuk bantu bersikap atasi persoalan ini,”tuturnya.
Sefrid Nau menegaskan Komisi IV DPRD TTS akan meminta kepada Bupati TTS dan Dinas P dan K untuk segera mengambil sikap atas tindakan kasek Banfatin.
Julius Banfatin belum berhasil dikonfirmasi soal ini. Kepala sinas P dan K, Eddy Sipa yang dikonfirmaai mengatakan belum tahu informasi tersebut sehingga rencananya Jumat (19/4/2018) akan turun ke lokasi untuk memastikan itu baru menentukan sikap. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *