Naskah UN SMP di TTS Didistribusi, Ini Pesan Kadis P & K Untuk Sekolah Penyelenggara

oleh -4.2K views
Kota SoE, Fakta TTS-Naskah Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, Jumat (21/4/2018) pagi didistribusikan dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ke sekolah-sekolah penyelenggara ujian. Paket Naskah ujian berupa lembaran soal dan jawaban diserahkan kepala dinas dan pejabat dinas secara simbolis kepada kepala sekolah yang terjauh yakni SMP Negeri Matpunu kecamatan Nunbena,  SMP Negeri Abal balat desa Baus di batas kabupaten TTS dan Malaka, kasek SMP Amsal desa Lasi yang mewakili SMP swasta dan kasek SMP Negeri 1 SoE yang mewakili SMP di ibukota kabupaten.
Penyerahan Naskah yang terbungkus itu dilalukan di kantor dinas P dan K untuk didistribusikan ke sekolah penyelenggaea dengan kawalan aparat keamanan dari Polsek-polsek di wilayah kabupaten TTS.
Kepala dinas P dan K kabupaten TTS, Eddy Sipa mengatakan jumlah SMP di kabupaten TTS yang siswanya memgikuti ujian nasional tahun ini sebanyak 152 sekolah dengan rincian SMP negeri 100 selolah, SMP swasta 45 sekolah, MTs 3 sekolah, SMPTK 3 sekolah dan SMPLB 1 sekolah.
Jumlah peserta  UN tahun ini di kabupaten TTS sebanyak 9.446 siswa dari 79 sekolah penyelenggara dan sekolah sekolah bergabung 73 sekolah.
Disampaikan UN yang akan dilaksanakan mulai Senin (23/4/2018) sampai dengan Kamis (26/4/2018) dilaksnakan dengan dua pola ujian nasional yakni berbasis kertas dan pensil dan berbasis komputer. UN berbasis komputer hanya dilaksanakan oleh dua sekolah yakni SMP Kristen harapan SoE dan SMP Saint vianey SoE.
Eddy berharap Naskah yang didistribusikan sampai di sekolah penyelenggara dengan aman dan lengkap.
Ia juga berpesan agar sekolah penyelenggara tidak menciptaka suasana mencekam saat ujian berlangsung. Ketertiban dilingkungan sekolah juga diminta dijaga oleh pihak pelaksana sehingga peserta merasa nyaman dalam mengikuti ujian.
“Harapan kami naskah sampai tujuan dengan baik dan aman sampai ujian selesai. aekolah tolong perhatikan tata tertib. HP jangan dibawa masuk ke ruangan ujian. jangan ciptakan suasana yang mencekam selama ujian sehingga siswa merasa nyaman dalam ujian,”katanya.
Eddy berharap pihak sekolah sudah memiliki target nilai kelulusan bagi peserta.
jumlah peserta Ujian nasional SMP kabupaten TTS tahun meningkat dari tahun lalu yang hanya sebanyaj 8.000-an peserta.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *