Banjir Masuk Permukiman di Tuasene, Kepala BPBD : “Hutan Disitu Sudah Gundul”

oleh -1.1K views

Tuasene, fakta-tta.com – Hujan yang mengguyur sebagian wilayah kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (3/12/2020) sore membawa bencana bagi sejumlah warga di desa Tuasene kecamatan Molo selatan.

Curah hujan yang tinggi di wilayah itu mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan air masuk ke permukiman warga.
Di wilayah dusun 2 desa itu, luapan air dari salah satu sungai mati menggenangi dua rumah warga di RT 08/RW 04.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten TTS, Ady Tallo, yang dikonfirmasi pertelepon Kamis malam membenarkan hal tersebut.
Menurut Ady, air yang masuk di beberapa titik permukiman warga di Tuasene berasal dari satu sungai mati di wilayah itu. Tumpukan sedimen membuat permukaan kali hampir rata dengan area permukiman, inilah yang diduga pihaknya menjadi penyebab air meluap dan masuk ke permukiman.
“Iya benar, kita sudah kirim alat berat ke lokasi untuk mengeruk permukaan kali yang hampir rata dengan permukiman karena tumpukan sedimen,”katanya.
Titik alur masuk air yang mau dikeruk Jumatbbesok kata  Ady Tallo sekitar 100 meter.
Luapan air ke permukiman warga di wilayah itu kata Ady sudah dua kali terjadi saat hujan Rabu (2/12/2020) dan Kamis hari ini.
Kali mati itu kata Ady kini menjadi alur air baru saat hujan. Air yang masuk ke alur kali itu dikatakan berasal dari bukit yang berada diatas permukiman warga. Bukit-bukit tersebut kata Ady kini telah gundul.
“Hutan dibagian atas situ sudah gundul, sehingga mudah terjadi erosi kalau hujan,” (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *