Muncul Mendadak, Tahun-Konay Bukan Paket ‘Bayangan’

oleh -1.3K views

Kota SoE, Fakta TTS-Keikutsertaan Eppy Tahun dan Army Konay sebagai bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati TTS dari partai Golkar dan Hanura munculkan isu miring di masyarakat.

Keikutsertaan kedua figur yang tidak melewati proses pendaftaran dan seleksi seperti figur lain namun mendadak dapatkan Surat Keputusan (SK) dukungan disisa dua hari jelang pembukaan pendaftaran balon di KPU melahirkan isu kalau paket itu adalah paket ‘bayangan’ yang dibentuk paket tertentu untuk mengacaukan simpati masyarakat di basis paket lain yang menjadi saingannya.
Isu ini dibantah keras oleh kedua parpol pendukung yang memastikan paket Tahun-Konay ada untuk memenangi Pilkada TTS Juni 2018, bukan paket bayangan atau titipan paket lain.
Sekretaris DPD I Golkar NTT, Ince Sayuna dalam konfrensi pers di sekretariat Golkar kabupaten TTS, usai pendaftaran paket itu di KPU TTS mengatakan pihaknya sangat keberatan jika dikatakan paket Tahun-Konay adalah paket dadakan yang muncul untuk kepentingan pemenangan paket lain di Pilkada TTS.
 Menurut Ince, munculnya paket kombinasi figur birokrat dan politisi itu sudah melalui proses dan pertimbangan matang diinternal partai Golkar sebelum menerbitkan SK. “Kalau dibilang paket dadakan, kami sangat keberatan karena ini sudah melalui proses matang di partai dan kedua figur ini juga sudah lama melakukan sosialisasi untuk maju di Pilkada TTS,”katanya.
Melki Lakalena ketua DPD I Golkar NTT mengatakan paket itu dibentuk untuk satu tujuan, memenangkan Pilkada TTS. Potensi kekuatan yang dimiliki partai dan kedua kandidat akan dikerahkan maksimal untuk memenangi Pilkada TTS.
Ia mrngatakan Ir. Paul Mella,M.Si, sebagai penasehat partai Golkar kabipaten TTs yang saat ini menjabat bupati TTS juga telah merestui paket itu ikut bertarung di Pilkada TTS dan siap bekerja memenangkan paket Tahun-Konay meski adik Paul Mell, Yefta Mella juga ikut bermain lewat paket Lakapu-Mella. “Pak Paul Mella sebagai penasehat Gokar sudah merestui untuk kedua figur ini masuk jadi calon. Saya pastikan pak.Paul Mella kerja sesuai keputusan partai Golkar meski adik juga ikut calon,”kata Melki
didampingi Ince Sayuna, ketua DPD II Golkar TTS, Eldat Nenabu dan sekretarisnya Yoksan Benu serta ketua DPC Hanura kabupaten TTS, Youngky Tan.
Youngky Tan mengakui kalau kedua figur tersebut tidak mengikuti proses pendaftaran di DPC Hanura kabupaten TTS, namun keputusan pemberian SK dukungan partai menjadi kewenangan pengurus pusat dan ia katakan ada alasan dan pertimbangan matang dari DPP Hanura untuk memutuskan pemberian SK Hanura kepada paket teraebut.
Hasil Rapimda Golkar TTS di hotel Gajah Mada SoE beberapa bulan lalu, nama Eppy Tahun yang kala itu menjabat asisten II setda TTS maupun Army Konay (anggota fraksi NasDem DPRD NTT) tidak masuk dalam empat figur atau kandidat yang diusulkan DPD II Golkar TTS untuk diproses menjadi balon bupati-wabup TTS oleh DPD I dan DPP Golkar. Kedua figur ini juga tidak mendaftar sebagai balon bupati-wabup di sejumlah partai politik pemilik kursi di DPRD TTS yang membuka pendaftaran mulai Juli 2017 lalu. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *