Paslon Bupati-Wabup TTS Kurang Siap Soal Materi Debat

oleh -2.4K views

Kota SoE,Fakta TTS-Sekitar dua jam waktu yang dihabiskan empat Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati pilkada kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyampaikan visi misi, program kerja dan berdebat soal isu Pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, perekonomian dan tenaga kerja yang ditetapkan KPU kabupaten TTS dalam debat terbuka putaran pertama, Selasa (15/5/2018) di Gedung Olah Raga (GOR) Nekmese SoE.

Usai menyaksikan langsung debat tersebut, Hendrik Banamtuan menyampaikan penilaiannya soal performa atau penampilan keempat paslon. “kelihatan persiapan materi kurang, penguasaan (materi) juga kurang,”kata mantan kepala Bappeda kabupaten TTS dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten TTS ini.
Menurut Hendrik kurang persiapan dan penguasan materi dari para paslon bisa terlihat saat sesi saling tanya jawab. ada paslon yang balik bertanya saat diminta menanggapi pertanyaan paslon lain dan ada paslon yang menanggapu diluar yang ditanya. “bisa dilihat tadi, ada yang ditanggapi pertanyaan dengan pertanyaan, ada yang tanggapi diluar pertanyaan,”katanya.
Selain itu tambah Hendrik ada program kerja paslon yang dianggap tidak masuk akal. misalnya paslon tersebut menyatakan siap menyelesaikan persoalan kerusakan jalan di kabupaten TTS dalam tiga tahun. Hendrik mengatakan ruas jalan rusak di kabupaten TTS yang mencapai panjang lebih dari 1.000 kilometer itu sangat tidak mungkin diselesaikan perbaikannya dalam waktu tiga tahun dengan kondisi keuangan daerah saat ini. “pemerintah saat ini saja sudah 10 tahun mau membenahi infrastruktur jalan ini tapi sampai sekarang tidak bisa. ini dalam tiga tahun apa seribu seratus lebih kilometer yang rusak itu bisa selesai, bagaimana anggarannya. APBD kita lebih banyak untuk gaji,”katanya.
Melihat kondisi APBD TTS yang kuramg dari Rp 1,5 triliun pertahun dan sebagian besar habis untuk belanja pegawai Hendrik juga pesimis dengan kesanggupan pemda untuk menggaji ketua RT dan linmas seperti yang diprogramkan salah satu paslon.
Hendrik berharap dalam debat kedua nantinya para paslon bisa lebih memperhatikan kesiapan soal penguasaan materi.
Ia juga berharap keempat paslon mewujudkan komitmen program yang disampaikan saat debat. “ini soal pelayanan publik. saya harap jika terpilih benar-benar komit untuk mewujudkan program yang disampaikan. jangan hanya janji-janji saja,”katanya.
Debat tersebut diikuti paslon Ampera Seke Selan,SH-Ir.Yaan Tanaem (nomor urut 1), Drs. Obed Naitboho,M.Si – Aleksander Kase, Spdk (nomor urut 2),  Egusem P. Tahun,ST,MM-Jhon Army Konay,SH (nomor urut 3) dan paslon nomor urut 4 Drs. Johanis Lakapu,M.Si-Yefta Mella,Amd.
Warga cukup antusias menyaksikan jalannya debat, terbukti dengan padatnya warga termasuk pendukung keempat paslon yang memadati lantai dasar maupun lantai dua GOR tersebut. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *