Selain Jabat Sekda, Marten Selan Juga Jabat Plh. Bupati TTS, Ini Respon David Boimau

oleh -2.2K views

Kota SoE,Fakta TTS-Marten Selan,SH kini menjalankan dua peran sekaligus dalam roda pemerintahan kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), provinsi NTT. selain menjalankan tugas sebagai sekreraris daerah (Sekda) TTS, Marten Selan juga menjalankan tugas sebagai Pelaksana harian (Plh) bupati TTS. itu terjadi setelah Ir. Paul Mella,M.Si (bupati TTS) dan Drs. Obed Naitboho,M.Si (wakil bupati) resmi mundur dari jabatan mereka setelah KPU menetapkan mereka sebagai calon anggota DPR RI dan DPRD NTT tanggal 20 September 2018.

Marten Selan dalam paripurna pembahsan rancangan APBD perubahan 2018 di ruang sidang utama DPRD TTS, Senin (24/9/2018) menyampaikan untuk menghindari kevakuman pimpinan daerah maka Mendagri lewat gubernur secara tertulis memerintahkan dirinya sebagai plh. bupati TTS.

David Boimau anggota DPRD TTS menanggapi hal tersebut.
Usai Marten Selan menyampaikan pengantar nota keuangan APBD TTS tahun 2018, David Boimau meminta bicara. Ia mengatakan sesuai aturan yang diketahui, penunjukan Plh terjadi jika bupati-wakil bupati berhalangan sementara namun yang terjadi di kabupaten TTS, Paul Mella dan Obed Naitboho berhalangan tetap karena mundur dari jabatan untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dan DPRD NTT. “plh. kalau bupati-wakil bupati berhalangan sementara, yang terjadi pak Paul Mella dan pak Obed Naitboho mundur dari jabatan, berhalangan tetap dan tak akan masuk lagi, kami mohon penjelasan pemerintah,”katanya.

David mengatakan Plh. bupati juga punya batasan kewenangan. diantaranya plh bupati tidak bisa terlibat dalam pengambilan kebijakan strategis termasuk perubahan alokasi anggaran. sementara mulai Senin (24/9/2018) Pemda dan DPRD TTS mulai membahas untuk menetapkan p APBD TTS perunahan tahun 2018. “plh sampai kapan?, plh punya batasan kewenangan. salah satunya tidak boleh ambil kebijakan yang sifatnya strategis dan perubahan alokasi anggaran. Plh. ini punya batasan waktu hanya 7 hari, konsekuensinya bagaimana karena kita lagi bahas anggaran perubahan,”tanya David.

Ia menambahkan di lingkup pemda TTS banyak jabatan strategis yang kosong. ia menyebut dari tiga jabatan asisten di setda TTS kini hanya tersisa satu asisten yang diduduki pejabat. kondisi itu dirasa cukup mengganggu roda pemerintahan.

Marten Selan yang diwawancarai usai mengikuti pembukaan paripurna mengatakan masa jabatan plh. bupati hanya tujuh hari kerja. artinya jabatan plh bupati TTS mulai berlaku senin hari ini dan akan berakhir senin pekan depan. sesuai aturan kata Selan masa jabatan Plh. bisa diperpanjang 12 hari jika dianggap perlu oleh pemerintah pusat.

Soal keterlibatan Plh. dalam kebijakan stategis termasuk pengesahan perda APBD Perubahan tahun 2018 jelas Marten Selan, pihaknya akan mengkonsultasikan kepada mendagri soal keterlibatan plh. bupati dalam proses penetapan perda tersebut. “besok kami sampaikan ke menteri agar kalau bisa dibolehkan dalam proses penetapan perda APBD perubahan ini. kita konsultasi karena melihat situasi dan kondisi di daerah apakah bisa atau tidak. ini supaya pelayanan masyarakat tidak terganggu,”katanya.

Ia mengatakan proses pengusulan penjabat bupati TTS sudah diajukan setelah DPRD TTS mengumumkan pengunduran diri Paul Mella dan Obed Naitboho beberapa pekan lalu, namun usulan tersebut belum dijawab mendagri hingga akhirnya ia mendapat perintah tertulis sebagai Plh. bupati TTS tersebut. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *