Soal Radio Amanatun, Rencana Bupati Eppy Tahun Terganjal di Komisi I

oleh -2.4K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Rencana bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eppy Tahun untuk membangun stasiun radio di wilayah Amanatun tahun 2020 terganjal sikap komisi I DPRD TTS.

Ketua komisi I , Uksam Selan dan salah satu anggotanya Thomas Lopo, Rabu (20/11/2019) di ruang komisi mengatakan komisi I telah merekomendasikan kepada Badan anggaran (Banggar) untuk tidak mengakomodir anggaran Rp 1,8 miliar yang diajukan Pemda TTS dalam Rancangan peraturan daerah APBD TTS tahun 2020 yang tengah dibahas Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Uksam Selan, wakil dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mengatakan dari sisi manfaat radio Amanatun bukan kebutuhan mendesak yang harus segera direalisasikan. “Dari sisi manfaat ini belum perlu karena kalau tujuannya agar masyarakat disana bisa mendapat siaran informasi melalui radio maka cukup Pemda membenahi RSPD SoE, memperluas jangkauan jaringannya ke seluruh wilayah TTS, tidak harus bangun radio lagi, aturan juga menggariskan bahwa Pemda cukup punya satu radio, kalau tambah radio lagi ini berarti sudah diluar aturan menteri,”katanya.
Uksam juga mengatakan pembenahan RSPD SoE patut untuk segera dilakukan Pemda TTS karena yang ia ketahui RSPD hingga kini belum mengantongi ijin operasional.
Thomas Lopo, wakil Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menambahkan kabar yang ia dengar bahwa bupati Eppy Tahun akan bersikeras merealisasikan rencana itu karena sudah ada anggaran yang disiapkan. Dan peraturan bupati (perbup) adalah payung hukum yang akan digunakan bupati untuk merealisasikan maksud itu jika DPRD menolak anggaran tersebut.
Ia mengatakan jika itu yang terjadi maka akan ada sikap politik yang diambil.
Sebelumnya bupati Eppy Tahun mengatakan masyarakat di wilayah Amanatun membutuhkan stasiun radio karena mereka hanya mendapat informasi dari siaran radio dari luar kabupaten TTS. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *