Wasek NasDem TTS: “Pengalaman Bukan Jaminan Jadi Ketua di DPRD”

oleh -2.9K views
Kota SoE,fakta-tts.com – Partai NasDem mengulangi prestasi gemilang pada pemilu 2019 ini di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kursi ketua DPRD TTS dipastikan diduduki NasDem, setelah keluar sebagai partai pemenang pemilu di kabupaten TTS karena meraih suara terbanyak. Enam kursi di DPRD TTS kembali diraih seperti hasil pemilu 2014 lalu.

Kini pihak pengurus NasDem TTS tengah bersiap untuk memproses calon ketua DPRD TTS dan ketua fraksi NasDem di DPRD TTS periode 2019-2024.
Wakil sekretaris (wasek) DPD NasDem TTS, Desem Tlonaen, kepada fakta-tts.com, Rabu (10/7/2019) di kantor DPRD TTS mengatakan pada 27 Juni kemarin pihaknya baru menerima peraturan organisasi tentang pencalonan pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi dari pengurus pusat. Sehingga diperkirakan pada pertengahan Juli ini DPD NasDem TTS sudah memulai proses pencalonan ketua DPRD dan ketua fraksi NasDem di DPRD TTS.
Tlonaen memastikan, keenam caleg NasDem yang lolos terpilih, Jean Neonufa, Jason Benu, Marcu Buana Mbau, Askenas Afi, Antoneta Nenabu dan Hendrikus Babbis akan dimasukan dalam daftar calon ketua DPRD maupun ketua fraksi yang diusulkan ke DPP NasDem melalui DPW NasDem NTT. “Enam-enamnya nanti kami masukan sebagai calon ketua DPRD dan ketua Fraksi. Aturannya untuk ketua DPRD tiga calon dan ketua fraksi tiga calon,”katanya.
Desem menambahkan soal pembagian siapa-siapa yang masuk calon ketua DPRD dan siapa-siapa yang masuk calon ketua fraksi merupakan kewenangan penuh dari DPD NasDem TTS. “Penentuan sepenuhnya kewenangan DPD. DPD yang usulkan calon ke DPP melalui DPW, jadi tidak bisa masing-masing orang mengajukan diri sendiri sebagau calon ke DPW atau DPP,”kata Desem.
Dikatakan penentuan calon akan dilakukan dalam rapat pleno DPD dengan berita acara. Hasil rapat pleno yang ditetapkan  tersebut akan  diajukan ke DPW untuk ditentukan masing-masing dua calon untuk ketua DPRD dan ketua Fraksi sebagai rekomendasikan DPW ke DPP untuk menetapkan ketua DPRD dan ketua fraksi.
Dalam usulan calon tersebut sambung Desem, pihaknya juga akan melampirkan hasil evaluasi kinerja terhadap calon-calon yang kini sementara duduk di kursi DPRD TTS. Hasil evaluasi tersebut diajukan sebagai pertimbangan pengurus ditingkat atas dalam menentukan figur ketua DPRD dan ketua fraksi NasDem.
Dari enam caleg terpilih partai NasDem itu, hanya Askenas Afi yang merupakan caleg baru NasDem di DPRD TTS.
“Ada syarat yang nanti dipegang oleh DPD dalam proses pencalonan. Enam orang ini harus siapkan pernyataan kesediaan untuk pencalonan itu,”katanya.
Desem memberikan sinyal kalau pengalaman sebagai pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi periode 2014-2019 tidak serta Merta bisa kembali terpilih sebagai pimpinan di periode berikut ini. “Pengalaman dan perolehan suara tertinggi tidak mutlak bisa jadi pimpinan lagi, karena ada evaluasi kinerja yang tadi saya bilang itu, siapa yang kinerjanya dinilai baik, dia punya peluang,”katanya.
Soal kinerja ini, Desem mencontohkan soal kehadiran anggota NasDem dalam mengikuti paripurna. “Ini contoh salah satu bahan evaluasi kami. Soal ketidakhadiran Ketua DPRD TTS beberapa kali dalam paripurna. sebagai contoh hari ini Paripurna ditunda lagi tidak bisa dibuka untuk agenda pembahasan anggaran karena Ketua DPRD tidak ada,”kata Desem yang juga merangkap Plt.sekretaris DPD NasDen TTS ini.(jmb)
________________
Foto : Desem Tlonaen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *