BK DPRD TTS Ungkap Oknum Dewan Berinisial ‘V’ Yang Diduga Bentak Montir Agung

oleh -14.5K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Badan Kehormatan (BK) DPRD Timor Tengah Selatan (TTS) mengungkap oknum anggota DPRD TTS berinisial ‘V’ yang diduga membentak dan marah-marah terhadap Agung Julfitri, montir bengkel mobil Agung Eropa di kelurahan Karang Sirih kecamatan Kota SoE kabupaten TTS, 5 Februari 2020 lalu.
“Oknum Dewan Berinisial ‘V’ yang kami maksudkan dalam persoalan ini adalah Viktor Soinbala,”kata Sefrid Nau, ketua BK menjawab wartawan dalam konferensi pers di ruang BK DPRD TTS, Senin (9/3/2020). saat itu wartawan menanyakan soal oknum dewan TTS berinisial V dalam persoalan yang sementara ditangani BK DPRD TTS terkait postingan Acun kang Asep Jeff (bukan bang Jef) tanggal 6 dan 7 Februari 2020 di Facebook.
Kata Sefrid, Viktor Soinbala, isudah dimintai klarfikasinya oleh BK dan dalam klarfikasinya dewan asal Partai Amanat Nasional (PAN)  mengakui telah membentak montir Agung di bengkel Ruth Agnes Bunga Ratu itu. “Kita sudah ambil keterangan dari pak Viktor dan beliau akui, kita masih akan panggil dan periksa lagi Kang asef Jeff itu,”katanya. Sefrid dan Lorens Jehau, anggota BK, juga menunjukan printout dua postingan kang asef Jeff dalam waktu berbeda tersebut.
Sementara Viktor Soinbala kepada wartawan di kantor DPRD TTS, Selasa (10/3/2020) mengakui kalau ia telah diperiksa BK. Mantan anggota TNI yang pernah bertugas di Maluku ini mengakui kalau ia membentak montir Agung saat mendatangi bengkel itu tanggal 5 Februari 2020 namun ia membantah telah memukul meja bengkel tersebut.
“Saat itu saya bentak dan marah, iya. Tapi saya tidak maki apalagi menghina orang,”kata Viktor yang mengaku kecewa  dengan sikap BK yang sudah menyampaikan persoalan itu keluar melalui media padahal sebelumnya sudah disepakati bersama kalau persoalan tersebut belum akan diungkap ke publik sebelum tuntas pemeriksaannya di BK.
Viktor menjelaskan mobil fordnya yang mengalami rusak mesin dibawa ke bengkel Agung Eropa itu pada tanggal

13 Oktober 2019. bengkel itu dipilih setelah mendapat informasi dari Simon Liunokas.

Di bengkel itu kata Viktor mobilnya delapan kali naik turun mesin sejak Oktober sampai Desember 2019. Dalam delapan kali bongkar pasang mesin itu kata Viktor dana yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp 44 juta namun hingga ia mengambil kembali mobilnya di bulan Desember, mobil itu masih dalam kondisi rusak. “Karena belum jadi juga setelah delapan kali turun naik mesin dan uang saya sudah keluar sekitra Rp 44 juta maka saya ke bengkel itu dan bawa kembali mobil yang masih rusak itu ke rumah saya,”katanya.
Setelah mobil di rumahnya kata Viktor, montir Agung mendatanginya di rumah dan kerja lagi namun tidak jadi juga mobilnya.
Kemudian pada tanggal 5 Februari 2020, kata Viktor, ia mendatangi bengkel Agung Eropa untuk mengambil alat-alat mobil yang rusak. Namun tambah Viktor, saat itu setelah mencari di dalam rumah, Agung mengatakan kalau alat-alat yang dicari tidak ada lagi.
“Saya tujuan kesana (bengkel) tanggal 5 itu tujuan mau ambil alat yang rusak seperti gir dan turbo. Saya ambil untuk jadikan contoh karena saya mau beli baru. Saya suruh cari alat alat itu, dia (Agung) bilang alat tidak ada, bahkan
dia bilang kenapa kesini lagi pak mobilnya kan sudah dibawa pulang. Dia bilang saya juga rugi banyak, makanya saya emosi. Saya sudah rugi kasih uang banyak  untuk beli alat, mobil tidak jadi terus dia bilang dia yang rugi, siapa yang tidak emosi kalau begitu,”kata Viktor.
Viktor merasa heran dengan pemeriksaan BK tersebut karena pemilik Acun Kang Asef Jeff belum diperiksa namun dirinya dan beberapa pihak lain sudah lebih dulu diperiksa. Menurut Viktor, BK mestinya lebih dahulu memeriksa Acun tersebut karena postingannya itu yang menjadi dasar persoalan yang menyita perhatian BK. “Kenapa bukan dari akarnya dulu diperiksa baru ke ujung, namun ini sebaliknya. Postingan itu yang jadi persoalan harusnya pemilik acun itu diperiksa dulu baru saya,”katanya. (Jmb)

One thought on “BK DPRD TTS Ungkap Oknum Dewan Berinisial ‘V’ Yang Diduga Bentak Montir Agung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *