Terungkap, Janji Perbaikan Jalan Untuk Bonleu, Oleh Siapa, Kapan dan Dimana

oleh -3.3K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Persoalan pemutusan jaringan alur air PDAM dari sumber air Bonleu ke Kota SoE oleh sejumlah warga desa Bonleu kecamagan Tobu kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Minggu (30/5/2021) lalu dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD TTS di ruang sidang utama kantor DPRD TTS.

Dalam RDP ini juga terungkap soal janji Pemerintah kepada warga desa Bonleu soal pembangunan jalan utama menuju desa Bonleu, desa yang dalam wilayahnya ada sumber air terbesar yang mengalir ke kabupaten TTS dan TTU tersebut.
Adalah Sefrid Nau, anggota fraksi PKPI dari dapil Molo (termasuk Bonleu) yang mengungkap siapa, kapan dan dimana janji perbaikan jalan ke desa Bonleu. Perbaikan jalan ke wilayah Bonleu yang tak kunjung tuntas terealisasi menjadi salah satu alasan warga memutus aliran air dari sumber air ke wilayah Kota SoE, ibukota kabupaten TTS.
Sefrid mengatakan janji untuk memperbaiki jalan tersebut disampaikan Jean Neonufa yang saat itu menjadi ketua DPRD TTS. Janji tersebut disampaikan Jean kepada warga saat menghadiri kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong bersama bupati waktu itu, Paul V.R Mella.
“Saya juga hadir waktu itu, dan janji itu disampaikan ketua DPRD TTS waktu itu pak Jean Neonufa di kegiatan bulan Bhakti gotong royong di Bonleu,”kata Sefrid yang tidak menyebutkan waktu pasti janji tersebut disampaikan namun dikatakan janji itu disampaikan saat kepemimpinan Paul Mella sebagai bupati TTS. Ir.Paul VR Mella,M.Si menjabat bupati tahun 2009-2014 dan 2014-2019.
Sefrid mengatakan yang mengherankan meski sudah menjadi politik yang disampaikan Pemda dan DPRD TTS waktu itu kepada warga Bonleu namun pengamatannya dalam setiap tahun  penganggaran, tidak ada anggaran untuk jalan Bonleu yang langsung termuat dalam dokumen anggaran yang disampaikan Pemda TTS.
Usulan anggaran baru muncul saat dibahas di DPRD dan dirinya adalah wakil dapil Mollo yang gencar memperjuangkan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut.
Pihak Pemda TTS melalui asisten II Setda TTS, Eddyson Sipa dalam RDP menyampaikan ruas jalan ke Bonleu tahun lalu sudah dibangun dua kilometer dengan konstruksi Hotmix. Kelanjutan pembangunan jalan tersebut kembali dilanjutkan tahun 2021 ini sebesar Rp 3,4 miliar namun dana tersebut dialihkan untuk penanganan covid-19. Pengalihan anggaran juga dikenakan pada anggaran sejumlah ruas jalan lain di wilayah kabupaten TTS.
Pada kesempatan tersebut Pemda juga menyampaikan soal sejumlah intervensi program pembangunan yang sudah dilakukan untuk warga Bonleu. Diantaranya pemasangan air gratis bagi 200 KK, pembanguan sarana prasarana pendidikan, kesehatan, pertanian dan lainnya. Ada rencana tahun ini untuk pembukaan lahan kopi di wilayah itu.
RDP ini dihadiri Bupati Egusem Piether Tahun, Wabup Army Konay, sekda Marthen Selan dan sejumlah pimpinan OPD.ada juga belasan orang perwakilan masyarakat Bonleu.
Hingga berita ini diturunkan RDP masih berlangsung. Akan ada rekomendasi Dar RDP ini dalam kaitan penyelesaian masalah tersebut. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *