BPJS Terapkan Sistim Rujukan Online

oleh -1.5K views

Kota SoE, Fakta TTS-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) melakukan suatu terobosan dalam implementasi program layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat. Kini BPJS telah memberlakukan sistim rujukan online bagi peserta JKN pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS).

M.Idar Aries Munandar, Kepala.BPJS Kesehatan Cabang Atambua yang membawahi kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dalam acara Media Gathering bertajuk “Duduk bareng  bahas rujukan Online” di hotel Timor Megah SoE, Kamis (11/10/2019) sore menyampaikan sistim rujukan online tersebut sudah di ujicoba secara nasional pada 15 Agustus 2019 lalu dan kini dalam implementasi di seluruh wilayah Indonesia termasuk kabupaten TTS provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dijelaskan sistim rujukan online ini dilakukan untuk mengatasi sejumlah persoalan layanan JKN yang terjadi sebelumnya seperti antrian layanan dan penumpukan pasien di fasilitas layanan rujukan/Rumah sakit dan peserta JKN atau pasien yang dirujuk tidak mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan akibat keterbatasan informasi terkait kebutuhan medis, sarana prasarana dan SDM sehingga peserta/pasien harus kembali dirujuk ke fasilitas kesehatan lainnya.

Dengab sistim rujukan online kata Munandar dapat membantu peserta JKN KIS mendapatkan  pelayanan dengan kompetensi yang dibutuhkan dengan jarak yang terjangkau karena dari sistim itu dapat diketahui kondisi SDM (tenaga medis) dan sarana prasarana pada fasilitas rujukan yang dituju. Selain itu dengan sistim itu pasien lebih cepat dapatkan layanan karena bisa diketahui fasilitas layanan rujukan yang terdekat. “sistim ini juga mengurai antrian yang menumpuk pada fasilitas penerima rujukan karena ada beberapa opsi tujuan dengan mempertimbangkan ketersediaan sarana prasarana yang dibutuhkan dan juga jarak terdekat,”jelas Munandar.

Dengan sistim itu tambah Munandar rujukan menjadi lebih cepat dan tepat sehingga meminimalisir rujukan berulang dengan alasan kurangnya SDM dan sarana prasarana lainnya.

Sistim rujukan online tersebut kata Munandar sudah disosialisasikan kepada masyarakat melalui puskesmas di kecamatan-kecamatan yang ada.

Menyangkut kesiapan sistim aplikasi di Puskesmas-puskesmas di kabupaten TTS tambah Munandar juga sudah siap. Bahkan kata dia sudah ada puskesmas yang melakukan rujukan pasien ke rumah sakit menggunakan sistim itu.

Untuk puskesmas yang belum tersedia jaringan telkomsel kata Munandar mendapat perlakuan khusus dalam hal layanan rujukan tersebut.
“Aplikasi di puskesmas-puskesmas sudah disiapkan termasuk operator yang mengentri data rujukan. untuk yang belum ada jaringan telkomsel ada perlakuan khusus. Jadi dengan sistim online ini, pihak fasilitas layanan tingkat pertama hanya memasukan data pasien yang akan dirujuk dan hasil pemeriksaan dan data itu sudah langsung diketahui fasilitas rujukan yang dituju, sehingga ketika tiba di fasikitas rujukan yang dituju dia langsung bisa dapat pelayanan secara cepat karena datanya sudah diketahui lebih dulu,”katanya.

Pemberlakuan sistim rujukan online tersebut sesuai amanat UU nomor 40 tahun 2004 tentang Sistim Jaminan Sosial Nasional (SJSN), Perpres nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas peraturan presiden nomor 12 tahun 2013 tentang jaminan kesehatan, permenkes nomor 1 tahun 2012 tentang sistim rujukan pelayanan kesehatan perorangan dan permenkes nomor 28 tahun 2014 tentang pedoman pelaksanaan program JKN. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *