Kadis PU TTS : “Dana Luncuran  Harus Dibayar, Tak Boleh Tidak”

oleh -2.2K views

Kota SoE,Fakta TTS-Kepala dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Semmy Nggebu berang menanggapi pemberitaan soal kemungkinan tidak bisa dianggarkannya dana luncuran Rp 88 miliar lebih lewat penyempurnaan APBD 2018 karena tidak disetujui oleh pemerintah pusat (Pempus).

Kepada Fakta TTS lewat telepon, Minggu (17/6/2018) dengan nada suara tinggi Semmy mengatakan tidak ada alasan bagi pemda TTS untuk tidak membayar hak pihak ketiga tersebut karena anggaran proyek yang diluncurkan tersebut sudah dianggarkan sebelumnya dalam APBD namun digunakan untuk menalangi proyek DAK di sejumlah SKPD yang hangus karena terlambat berproses di SKPD. Kondisi itu menyebabkan ketidakcukupan anggaran untuk membiayai proyek DAU disejumlah SKPD termasuk dinas PU.
“harus dibayar itu. tidak boleh tidak karena anggaran DAK itu ada sudah ditransfer pemerintah pusat ke daerah namun karena terlambat berproses sehingga dananya hangus dan terpaksa ditalangi pakai DAU proyek di dinas lain. seperti Rumah sakit Boking itu,”kata Semmy.
Dikatakan pihaknya siap untuk menyiapkan administrasi yang dibutuhkan jika pemda siap untuk mengambil kebijakan membayar hak pihak ketiga yang anggarannya diluncurkan tersebut.
Dari total dana proyek Rp 88 miliar lebih yang diluncurkan, dinas PU paling besar jumlahnya dengan besaran sekitar Rp 50 miliar lebih.
Rasionalisasi anggaran yang dilakukan dalam paripurna penyempurnaan APBD hanya menghasilkan Rp 45 miliar lebih.
Kata Semmy Sanam, anggota Banggar dana hasil rasionalisasi itu akan digunakan untuk membayar dana proyek luncuran namun saat dikonsultasikan ke pempus, pempus meenolak hal tersebut dan meminta pemda untuk melakukan audit terhadap dana proyek yang diluncurkan tersebut.
Arifin Betty, anggota DPRD TTS mengatakan jika pemda nekat menganggarkan pembayaran dana luncuran sebelum diaudit maka itu berpotensi melanggar hukum yang merugikan negara. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *