Karnaval di TTS, Partisipasi OPD Minim, Paling Banyak Kelompok Joget

oleh -9.1K views

Kota SoE,Fakta TTS-Kegiatan karnaval atau pawai pembangunan yang rutin dilaksanakan Pemda Timor Tengah Selatan (TTS) dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus, tahun ini digelar Senin (20/8/2018) dengan rute start depan lapangan tenis-kantor bupati lama, tugu adipura, kawasan pertokoan, terminal lama, Puskesmas kota, kantor dinas sosial dan finish kembali di tempat start.

Pengakuan Julius Taneo, kepala dinas perhubungan (dishub) kabupaten TTS sebagai panitia penyelenggara, Senin pagi di kantor dishub TTS, bahwa hingga pukul 10.30 wita ada 135 peserta yang sudah mendaftar yang terdiri dari unsur Organisasi Perangkar Daerah (OPD) linglup Pemda TTS, instansi swasta, BUMN, Sekolah, organisasi masyarakat formal dan non formal.
Dari jumlah itu, OPD pemda TTS hanya 7 peserta (ada 30-an OPD) dan sisanya adalah peserta terbanyak adalah kelompok masyarakat dari lingkungan kelurahan yang kebanyakan adalah unsur pemuda dengan atraksi joget dengan sound systim diatas truk. data pihak panitia hingga pukul 10.30 wita Kelompok peserta pemuda dengan sound sistim ini mencapai jumlah 100 lebih kelompok.

OPD yang ikut karnaval sebut Julius adalah Bappeda, dinas PUPR, dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatana, dinas Tanaman Pangan dan Holtikukrtua, dan DP3A.

“memang partisipasi OPD kali ini minim hanya 9 kelompok peserta tujuh diantaranya dari OPD Pemda TTS, paling banyak kelompok anak muda dari lingkungan kelurahan yang pakai sound systim,”katanya.

Minimnya partisipasi OPD diduga karena kesibukan internal OPD dan juga dimungkinkan karena persiapan keikutsertaan OPD di pameran pembangunan yang akan dihelat mulai tanggal 23 sampauli 28 Agustus di lapangan Puspenmas SoE.

Julius menambahkan kegiatan karnaval itu punya dua tujuan utama yakni menghibur warga dalam rangka merayakan hari Kemerdekaan dan kedua menampilkan hasil program pemerintah malalui OPD terutama OPD kemakmuran.

Perserta karnaval dikatakan akan dilepas bupati Ir. Paul V.R Mella,M.Si. (jmb)

One thought on “Karnaval di TTS, Partisipasi OPD Minim, Paling Banyak Kelompok Joget

  1. Semoga tahun depan tidak terjadi lagi karnaval joged… Joged diganti dengan tari perang ala orang Timor, musik gong, dan warisan warisan seni lainnya yang khas Timor Tengah Selatan… Munculkan jg ‘ peran’ tokoh tokoh atau pahlawan TTS…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *