KPU TTS Yakin Hasil Hitung Ulang Tidak Mengubah Hasil

oleh -1.8K views

Kota SoE,Fakta TTS-KPU kabupaten TTS yakin kalau penghitungan ulang suara Pilkada TTS yang akan dilakukan dengan cara mencocokan data perolehan suara di formulir C1-KWK dengan formulir C1-KWK Plano tidak akan mengubah hasil penghitungan suara yang sudah di plenokan sebelumnya dengan perolehan suara terbanyak adalah pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Eppy Tahun-Jhon Army Konay.
Ini karena data rekapan yang diplenokan KPU TTS sebelumnya itu berasal dari data dalam dua formulir tersebut.

Dalam sengketa dimana KPU TTS sebagai termohon, paslon nomor urut 2, Obed Naitboho-Aleks Kase sebagai pemohon dan Panwaslu TTS dan Paslon nomor urut 3 (Eppy Tahun-Army Konay) sebagai pihak terkait tersebut, MK memutuskan penghitungan ulang di seluruh TPS (921 TPS) dengan mencocokan data di formulir C1 KWK asli berhologram dengan formulir C1 KWK plano berhologram.

“hitung ulang saya yakin tidak akan mengubah hasil. kalau koreksi sedikit-sedikit dalam penghitungan nanti mungkin iya, tapi itu tak akan mempengaruhi hasil karena data semua itu dari dua format itu,”kata Santi Soinbala, komisioner KPU TTS yang menghubungi Fakta TTS melalui telepon usai menghadiri sidang putusan Perselisihan Hasil Penghitungan (PHP) Pilkada TTS di MK RI Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Sememtara Romy Dau, komisioner lainnya yang ditemui di kantor KPU TTS mengatakan penghitungan ulang tersebut akan digelar di kantor KPU TTS, sesuai perintah MK namun jadwalnya akan ditentukan setelah komunikasi dengan KPU NTT. Pelaksanaan penghitungan suara akan dilakukan dalam 14 hari sejak putusan dibacakan Rabu (29/8/2018).

Romi menjelaskan data dalam formulir C1-KWK asli berhologram itu adalah data perolehan suara paslon yang direkap berdasarkan data dalam formulir C1 KWK Plano asli berhologram. karena itu menurutnya data dalam kedua formulir itu tidak berbeda. Jika ada perbedaan maka bisa saja itu terjadi saat ditransfer atau disalin ke C1-KWK tidak berhologram yang dipegang para saksi paslon.
“saya yakin data dalam.kedua form itu sama, data tidak berubah. jika ada data yang berbeda dari data dalam kedua form itu maka jelas ada yang palsukan data,”kata Romi.

Sesuai yang diikuti dalam persidangan di MK tambah Romi, data C1 KWK yang dipegang KPU TTS sama dengan data Panwaslu TTS sebagai pihak terkait dalam perkara tersebut. namun ada pihak yang datanya berbeda.

Frmulir C1 KWK asli berhologram dan C1-KWK plano berhologram kata Romi masih dalam pengamanan KPU TTS. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *