Plan Internasional Indonesia Kenalkan Status Yayasan di TTS

oleh -4.2K views
Kota SoE, Fakta TTS-Plan Internasional Indonesia salah satu organisasi kemanusiaan internasional non pemerintah yang bergerak di bidang pengembangan masyarakat khususnya pemenuhan hak anak berubah status hukum kelembagaannya menjadi Yayasan Plan Internasional Indonesia. Perubahan status badan hukum tersebut telah resmi diaktakan pada 15 Juni 2017 lalu dan pada Rabu (21/3/2018) pagi diumumkan secara resmi kepada pemerintah dan masyarakat kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di hotel Timor Megah SoE.
Acara pengenalan nama Yayasan Plan Internasional Indonesia itu ditandai pemukulan gong oleh asisten III setda TTS, Maxi Oematan didampingi ketua DPRD TTS Jean Neonufa dan manajer sponsorship yayasan Plan Internasional Indonesia Mohammad Thamrin.

Mohamad Thamrin pada kesempatan tersebut mengatakan Plan Internasional Indonesia diubah menjadi lembaga lokal dalam bentuk yayasan untuk dapat memperluas jangkauan pelayanan di Indonesia. Selain itu dengan status yayasan lokal, Plan Internasional Indonesia juga dapat menggali potensi sumber daya keuangan serta bisa lebih luas berjejaring dalam kemitraan untuk mewujudkan visi dan misi pemenuhan hak anak dan kesetaraan gender.

“Berubah jadi yayaysan agar lebih luas menjangkau kita untuk membantu anak-anak di Indonesia. Dengan yayasan kami bisa masuk ke Papua, Maluku dan daerah lainnya. Perkembangan ekonomi Indonesia luar biasa sehingga dengan status yayasan Plan bisa dapat ruang untuk mengambil peluang dana dari dalam negeri untuk bantu anak-anak di Indonesia. Selama ini hanya dana dari luar negeri. Sekarang, ‘Dari Indonesia, oleh Indonesia dan untuk Indonesia’,”katanya.

Dikatakan badan hukum Plan Internasional Indonesia berubah menjadi yayasan setelah 48 tahun masuk ke Indonesia tepatnya di Yogyakarta.

Ia berharap ada dukungan Pemda TTS kepada yayasan Plan Internasional Indonesia dalam melaksanakan program strategis lima tahunannya di kabupaten TTS yakni program MAJU (Mau belajar Ambil keputusan Jadi pemimpib Untuk berhasil). Proyek Plan dalam mewujudkan program tersebut yakni pemberdayaan ekonomi kaum muda, partisipasi dan perlindungan anak, pengembangan anak usia dini serta air dan sanitasi.
Mewakili bupati TTS,  Asisten III setda TTS, Frans Maxi Oematan mengatakan sejak berkiprah di kabupaten TTS beberapa tahun lalu Plan sudah menunjukan banyak bukti nyata dalam pelayanan pengembangan anak  di kabupaten TTS.
Dengan status sebagai yayasan lokal ia berharap Plan bisa lebih baik lagi dalam
pemgembangan potensi anak TTS. “Harapannya plan bisa jadikan generasi Indonesia di kabupaten TTS menjadi generasi milenium yang baik,”katanya. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *