Polres TTS Didemo

oleh -1.7K views

Kota SoE,Fakta TTS-Sejumlah masyarakat kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam aliansi kemanusiaan, Senin (16/4/2018) siang melakukan aksi demonstrasi di depan Mapolres TTS. Mereka mepertanyakan penanganan sejumlah kasus kemanusiaan yang terjadi dalam wilayah hukum polres TTS.

Kasus kematian Marten Tana, oknum dosen Akper Maranarha SoE adalah salah satu kasus yang dipertanyakan penanganan dalam aksi tersebut.
Marten tewas dalam lakalantas dalam kegiatan pawai Paskah di Kota SoE,
Ia sempat dibawa ke Mapolres TTS oleh oknum anggota Polres TTS kemudian dibawa ke IGD RSUD SoE.
Saat dibawa dari Mapolres dan dibaringkan di pelataran IGD RSUD SoE, Marten diduga sudah tak bernyawa.
Puluhan massa aliansi Pospera TTS dan Araksi TTS tiba di Mapolres sekitar pukul 12.55 wita. Mereka tidak bisa langsung dapat masuk ke halaman Mapolres TTS karena tertahan sejumlah anggota Polres TTS yang berjaga di pintu gerbang Mapolres tang tertutup rapat.
Alfred Baun salah seorang dari demonstran sempat menyampaikan soal kronologi tewasnya Marten Tana. Ada juga puisi ‘Aku dan Surti’ yang dilantunkan salah seoramg demonstran saat menunggu pintu gerbang Mapolres dibuka.
Hingga berita ini diturunkan massa masih berkosentrasi di depan Mapolres TTS. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *