Dishub TTS Akan Tertibkan Transportasi Umum di Ibukota

oleh -2K views

Kota SoE,Fakta TTS-Dinas perhubungan (dishub) kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bakal menertibkan aktifitas alat transportasi umum di jalan raya dalam ibukota kabupaten. Itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati TTS Egusem Pieter Nomor: Dishub/19/03.02/125/IV/2019   tanggal 4 Mei 2019 tentang Penertiban transportasi darat. Kebijakan ini bertujuan memperlancar arus lalu lintas dalam Kota Soe, ibukota kabupaten TTS.

Untuk maksud itu, Kamis pekan ini dishub TTS menggelar pertemuan dengan pengusaha angkutan umum dan para sopir untuk mensosialisasikan SE tersebut.

Persoalan yang menjadi obyek penertiban dishub TTS diantaranya parkir liar kendaraan angkutan orang dan barang di badan jalan umum saat bongkar muat barang. Ini menjadi salah satu hal yang menjadi fokus penertiban karena kondisi itu  mengganggu keindahan kota serta pengguna jalan, menghalangi keamanan, ketertiban, keselamatan serta kelancaran lalu lintas dan tidak optimalnya pengguna dan pergerakan lalu lintas baik kendaraan maupun orang.

Ruas jalan dalam Kota SoE yang terpantau menimbulkan persoalan diatas yakni Jalan Diponegoro,Jalan Ahmad Yani, jalan Hayam Wuruk dan Jalan Belakang Pasar Inpres mulai dari  Bengkel Motor Wali sampai dengan Toko Bangunan Sumber Rejeki.

Dalam edaran tersebut, bupati Eppy Tahun menegaskan para pengusaha maupun pemilik kendaraan para sopir memperhatikan Batasan waktu bongkar muat barang pada ruas-ruas jalan tersebut diatas baik roda 4, roda 6, roda 10 dan roda 12 hanya diberikan waktu pada pukul 18:00 malam sampai dengan pukul 06: 00 Wita. Jika ada lewat dari waktu yang ditentukan maka akan dikenakan sanksi.

Surat Edaran Bupati tersebut juga melarang kendaran bermotor memarkir kendaraan di badan jalan negara atau trotoar. Bagi kendaraan angkutan pedesaan yakni mini bus dan pick up yang memiliki ijin resmi untuk membongkar barang dan atau memuat barang dan orang di terminal Tipe C Kota Soe. Tidak diperkenankan untuk bongkar/muat barang atau orang di sekitar Toko Marina, depan Rumah Jabatan Kejari TTS, Bank NTT serta melarang memasuki areal pasar Inpres Soe.

Kadis Perhubungan Kabupaten TTS dalam sosialisasi Surat Edaran Bupati bersama para pengusahan dan pemilik kendaraan Kamis (9/5/2019) meminta agar semua pihak mentaati Edaran Bupati tersebut untuk kelancaran dan keindahan Kota Soe. Dinas Perhubungan kata Yulius akan mengeksekusi Edaran Bupati tersebut jika masih terdapat kendaraan yang melanggaran aturan Bupati dimaksud.

“Kami akan menindak tegas bagi kendaran masih masih membongkar atau memuat barang dan orang di areal yang dilarang. Jadi kami harapkan agar pengusaha dan pemilik kendatan terutama para sopir agar tidak lagi bongkar/muat barang orang disembarang tempat. Karena pemerintah sudah siapkan tempatnya yakni Terminal Tipe C Kota Soe agar retrebusi juga didapat guna meningkatkan PAD,” tegas Yulius.(Pau)

__________________
Foto: sosialisasi SE bupati oleh dishub kepada pengusaha dan sopir kendaraan angkutan umum 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *