Jabatan Bupati Eppy Tahun Terancam Jika Tidak Berhentikan ASN Seperti Ini

oleh -3.8K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Sedikitnya hingga awal Juli ini sudah 19 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparat Sipil Negara (ASN) yang dipecat bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Egusem Piether Tahun yang disapa Eppy Tahun. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten TTS mencatat 18 PNS dipecat karena tersangkut kasus korupsi dan satu lainnya karena kasus pidana umum berupa penganiayaan berat yang menyebabkan orang meninggal.
George Pelandou, Kabid pembinaan BKD kabupaten TTS, Senin jfz(1/7/2019) di kantor DPRD TTS mengatakan bupati Eppy Tahun harus mengambil keputusan memberhentikan PNS yang tersangkut kasus berat seperti itu karena jika tidak jabatannya terancam. “Aturan sudah mengisyaratkan itu, kalau tidak diberhentikan maka Bupati yang diberhentikan,”kata George.
Dijelaskan keputusan pemecatan atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) oleh bupati tersebut merupaka  tindaklanjut amanat UU 5 tahun 2014 tentang ASN dan PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS,serta menindak lanjuti keputusan bersama Mendagri, MenPAN-RB dan BKN.
Dari regulasi tersebut tambah George MenPAN-RB juga telah mengeluarkan surat kepada para kepala daerah dengan nomor Menpan-RB B/50/M. SM. 00. 00/2019 tertanggal 28 Februari 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penjatuhan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) oleh PPK terhadap PNS yang telah dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, sehingga Pemda TTS menerbitkan SK pemecatan bagi ke-19 PNS yang dikeluarkan dalam waktu tidak bersamaan dalam tahun ini. “Hingga kini sudah 19 orang ASN yang diberhentikan tidak dengan hormat. Sesuai SK yang diterbitkan bupati 18 diantaranya karena terjerat kasus korupsi dan satu orang lainnya adalah kasus penganiayaan berat. Ini semua sudah berkekuatan hukum tetap jadi kita proses SK-nya menindaklanjuti kepeputusan bersama Mendagri, Menpan RB dan BKD pusat,”kata George.
SK pemecatan tersebut sudah diserahkan kepada Moh Basuni Mustafa,ST, Otniel E. Tulle, Yohanis Liunokas, Oldi Tallo, Johanis Nubatonis, Frengky Johanis, Albinus Kase yang tersangkut kasus korupsi dan Ofir nuban penganiayaan berat. “Ini baru pekan kemarin di serahkan tapi sebelumnya sudah ada beberapa yang kami serahkan. Intinya sudah 19 ASN yang diberhentikan sampai saat ini,”katanya.
Diakui kalau saat ini ada beberapa ASN di kabupaten TTS yang telah berstatus tersangka namun SK pemecatan belum bisa diproses karena masih menunggu proses penahanan.
“Tindak pidana korupsi sudah masuk kategori kejahatn luar biasa sehingga pemda TTS tetap berkomitmen untuk memberikan sanksi administrasi sesuai dengan amanat UU 5 tahun 2014 tentang ASN dan PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS,serta menindak lanjuti keputusan bersama 3 mentri. dan juga untuk menghindari sangsi administrasi bagi bupati sebagai pejabat pembina kepagawaian diberhentikan sementara dari jabatan,”tambahnya.”Tindak  pidana korupsi sudah masuk kategori kejahatn luar biasa sehingga pemda TTS tetap berkomitmen untuk memberikan sanksi administrasi sesuai dengan amanat UU 5 tahun 2014 tentang ASN dan PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS,serta menindak lanjuti keputusan bersama 3 mentri. dan juga untuk menghindari sangsi administrasi bagi bupati sebagai pejabat pembina kepagawaian diberhentikan sementara dari jabatan,”tambahnya.(jmb)
___________________
Foto: George Pelandou

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *