Warga Tebas Hutan Laob Tunbes, Diduga Ada Setoran ke Oknum Aparat

oleh -1.8K views

Polen, fakta-tts.com – Penebasan hutan lindung Lain Tunbes wilayah desa Loli kecamatan Polen kbaupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT kini tengah terjadi. Sejumlah warga masuk menebas hutan tersebut untuk bermukim dan mengelolanya sebagai lahan kebun.

Aksi sejumlah warga tersebut mengkuatirkan warga asal Loli yang kini berdomisili di luar wilayah Polen.

Chirst Hauoni dan Maxi Angket dua warga SoE asal desa Loli kepada fakta-tts.com, melalui telepon Kamis (5/12/2019) menyampaikan mereka kuatir Penebasan hutan oleh warga setempat yang mulai dilakukan sekitar empat bulan lalu itu akan berdampak pada  keringnya sumber-sumber air di wilayah itu. “Itu kawasan hutan yang dilarang pemerintah untuk ditebas. Tapi penebasan kini terjadi  dan itu dimulai sekitar tiga atau empat bulan lalu, mata air loli itu kini airnya mulai kering, saya sebagai salah satu amaf dari kefetoran Bijeli sangat prihatin dengan penebasan kawasan hutan Laob Tunbes itu,”kata Maxi Angket, ASN pada badan Kesbangpol kabupaten TTS.
Crist Hauoni dan Maxi menyampaikan luas lahan hutan yang ditebas diperkirakan sudah mencapai lebih dari lima hektoare (ha). Karena diatas permukiman baru itu sudah dibangun sekitar lima puluh rumah berkonstruksi permanen maunpun semi permanen.
Keduanya tidak mengetahui persis siapa dibalik penebasan itu namun kata Maxi jika warga desa berani menebas kawasan untuk ditempati maka dapat diduga ada oknum berpengaruh yang memberi keluasan bagi warga.
Informasi yang diperoleh kata Maxi , ada ‘setoran’ warga ke ke oknum aparat desa untuk bisa masuk menebas dan menempati kawasan tersebut. “Informasi yang kami terima. Dugaannya ada setoran jutaan rupiah dari.warga yang mau tempati lahan je oknum aparat desa,”kata Maxi.
Pihak pemerintah desa Loli maupun kecamatan belum berhasil dikonfirmasi soal ini. (Jmb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *