Dana Covid-19 di TTS Belum Cair, Instansi Pengelola Harus Reaktif

oleh -1.6K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Dana penanganan Corona virus disease 2019 (covid-19) yang dianggarkan Rp 33,5 miliar dari APBD TTS tahun anggaran 2020 hingga Senin kemarin belum dicairkan ke sejumlah instansi yang mendapat alokasi anggaran. Kabarnya dari sekian instansi baru RSUD SoE yang mengajukan perencanaan kegiatannya.
Instansi yang mendapat alokasi anggaran tersebut yakni untuk operasional dinas kesehatan sebesar Rp 14,5 miliar, Operasional RSUD SoE Rp 2 miliar, operasional BPBD dan dana cadang sebesar Rp 2 miliar, penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 13,8 miliar, peralatan telekonfrens Rp 50 juta,  operasional polres TTS Rp 500 juta, operasional Kodim 1621/TTS Rp 300 juta, operasional Kejari TTS Rp 100 juta, operasional Pengadilan negeri SoE Rp 100 juta dan operasional Satpol PP TTS Rp 100 juta.
Wakil ketua DPRD TTS, Yusuf Soru mengatakan Pemkab perlu berkoordinasi dengan instansi terkait agar secepatnya rencana penggunaan anggaran tersebut diajukan instansi yang bersangkutan. “Instansi juga perlu reaktif siapkan perencanaan karena ini perlu langkah cepat. Pemkab perlu berkoordinasi dengan instansi terkait agar dananya bisa cepat dicairkan mengingat kondisi saat ini, masyarakat butuh cepat,”kata Yusuf Soru di kantor DPRD TTS, Senin (20/4/2020).
Sefrid Nau, anggota DPRD TTS menambahkan jika dana itu terlambat dicairkan maka itu akan menghambat kerja gugus tugas dalam menangani pandemi covid-19 di kabupaten TTS. “Kalau lamban maka akan menghambat kerja gugus tugas, maka efeknya ke masyarakat,”katanya. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *