Di Kokbaun, Penerima BLT-DD Diwajibkan Tanam Pisang, Bupati Juga Tanam

oleh -2K views
Kokbaun, fakta-tts.com – Pemerintah kecamatan Kokbaun kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mewajibkan setiap penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) untuk menanam pisang di lahan pertanian yang disiapkan pemerintah desa.
Pemerintah kecamatan menargetkan 1.000 pohon pisang ditanam 301 warga dari 6 desa di kecamatan Kokbaun yang menerima BLT tahun ini.
Bupati TTS, Egusem Piether ‘Eppy’ Tahun,ST,MM beserta Anggota DPRD, Ruba Banunaek, Mariana Lakapu dan sejumlah pejabat pemerintah menghadiri penanaman perdana di desa Sapnala usai pembagian BLT-DD bagi ratusan warga penerima dari 6 desa tersebut, Kamis (9/7/2020) Sore.
Bupati Eppy Tahun yang melakukan penebasan simbolis bersama aparat pemerintah dan anggota DPRD TTS menyampaikan apresiasi bagi pemerintah kecamatan Kokbaun dan pemerintah desa yang ada di Kokbaun.
Bupati Tahun menilai kebijakan tersebut adalah suatu inovasi yang punya nilai positif dalam menunjang kesejahteraan warga.
Ini langkah inovatif yang patut diapresiasi. Baru kecamatan ini yang saya lihat ada inovasi macam begini, Saya sangat mendukung supaya program ini terus berjalan. Dan saya harapkan di kecamatan lain juga ada inovasi yang tujuannya menjaga ketahanan pangan warga,”kata Bupati Tahun.
Ia mengimbau agar warga menjaga dan memelihara pisang yang ditanam karena hal itu punya manfaat jangka panjang. “Saya akan datang lagi untuk lihat pisang-pisang yang sudah ditanam,”katanya.
Camat Kokbaun Wilgo Nenometa mengatakan Lahan yang  disiapkan selama 1 bulan di desa Sapnala.
Kades Sapnala menambahkan di lahan yang dekat Embung tersebut juga ditanami sayur-sayuran dan Lombok.
Pada kesempatan tersebut Bupati Eppy Tahun mengingatkan kepada para KK penerima BST agar memanfaatkan dana bantuan Rp 600.000/bulan tersebut benar-benar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“bisa pakai usaha atau hal lain yang dapat membantu kebutuhan rumah tangga, jangan pakai beli sopi untuk minum, ini kurang baik,”katanya. Sopi adalah jenis minuman keras (miras) lokal beralkohol yang beredar di masyarakat saat ini.
Pada kesempatan tersebut Bupati Eppy Tahun juga memberikan Sembako kepada Ibu Hamil,Orang tua dan Buku Tulis bagi anak sekolah yang hadir di lahan pertanian tersebut untuk Menerima BLT.
Untuk warga yang belum mendapatkan Bantuan sosial apa pun dihimbau agar berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk dilakukan pendataan agar bisa memperoleh BLT yang bersumber dari APBD I ataupun APBD II. (Yefta Banunaek)

2 thoughts on “Di Kokbaun, Penerima BLT-DD Diwajibkan Tanam Pisang, Bupati Juga Tanam

  1. Semoga Bpk Bupati melihat lebih dalam lagi terkait sepak terjang dari Kepala Desa Lilo tersebut.
    Karena sesungguhnya sangat banyak persoalan yang masyarakat tau terkait pejabat desa yg bersangkutan…terutama terkait pengelolaan Dana Desa yg amburadul….terbukti bahwa Ktr Desa saja hancur berantakan, yg di pinggiran pasti pembangunannya fiktif semuanya…terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *