Pemkab TTS Pakai Campuran Bayclin Untuk Berantas Corona

oleh -3.7K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Pemerintah kabupaten (pemkab) Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, mendapatkan cara baru yang sederhana dalam upaya penanganan penyebaran virus Corona di wilayah itu.

Selain melalui himbauan ke masyarakat untuk menjaga kebersihan dan membatasi interaksi sosial yang sudah dilakukan kali ini pemkab TTS melakukan penyemprotan cairan Bayclin bercampur air mineral ke pelintas di batas masuk wilayah kabupaten. Upaya mandiri berupa penyemprotan di kantor-kantor pemerintah dan fasilitas umum dari ibukota hingga kecamatan dan desa juga diinstruksikan bupati Egusem Piether ‘Eppy’ Tahun untuk  dilakukan oleh instansi maupun rumah tangga.
Kepada wartawan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTS, Senin (23/3/2020) bupati Eppy Tahun mengatakan pihaknya menggunakan cara itu karena ketiadaan dana khusus di APBD TTS untuk penanganan virus Corona di TTS.
Anggaran Rp 500 juta di BPBD kabuoaten TTS sudah dialokasikan untuk penanganan masalah lain. “Anggaran khusus untuk ini tidak ada jadi untuk upaya ini semua materialnya kita bon di toko Mubatar nanti baru bayar setelah revisi anggaran,”katanya.
Dikatakan upaya penyemprotan cairan Baylin bercampur air itu mulai dilakukan Senin hari ini.
Kepala BPBD, Addy Tallo menambahkan untuk 14 hari pertama pihaknya selaku instansi teknis pelaksana, akan melakukan penyemprotan di pintu masuk wilayah TTS di kecamatan Batu putih. “Karena keterbatasan untuk pertama ini kami akan lakukan penyemprotan di Batu putih. warga yang masuk ke TTS dari Kupang kita semprot, kendaraan juga,”kata Ady Tallo.
Ia mengatakan ada 30 tangki yang disiapkan sebagai wadah untuk mengisi campuran cairan bayclin dan air tersebut. “Kita mulai lakukan penyemprotan hari ini,”katanya.
Eva Taulabi, petugas dinas kesehatan kabupaten TTS menambahkan komposisi cairan yang akan disemprotkan itu adalah satu berbanding sembilan. Artinya satu liter cairan bayclin dicampur dengan sembilan liter air.
Komposisi tersebut menghasilkan kandungan  0,5 persen kaporit atau natrium vipoklorit. Kadar  0,5 persen kaporit itu  bsia membunuh bakteri termasuk virus Corona.
Bupati Eppy Tahun mengimbau agar cara tersebut juga dilakukan di tingkat rumah tangga sehingga dengan upaya pemerintah dan masyarakat bisa sukses mencegah penyebaran virus Corona di kabupaten TTS. Saat ini kabupaten TTS belum ada warga yang positif covid-19. Hanya baru ada 6 warga dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP). (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *