Penanganan Penyebaran Corona di TTS, 5 Warga Masuk ODP

oleh -16.2K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Pemerintah kabupaten (pemkab) Timor Tengah Selatan (TTS), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah melakukan upaya pencegahan penyebaran virus Corona. meliburkan aktifitas belajar di sekolah, pengumuman lewat media untuk membatasi aktifitas warga dengan selalu menjaga kebersihan hingga pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang pulang bepergian dsri luar daerah  adalah beberapa bentuk upaya penanganan yang dilakukan Pemkab TTS melalui sejumlah instansi pemerintah.

Kepala dinas (kadis) kesehatan kabupaten TTS, dr. Eirene Ate di ruang kerjanya, Jumat (20/3/2020) mengtaakan bahwa ditengah upaya pencegahan yang dilakukan, teridentifikasi ada lima orang warga TTS yang
mengalami demam dengan suhu badan 38 derajat Celcius, batuk dan pilek.
Gejala-gejala tersebut kata kadis Eirene sama seperti gejala virus Corona sehingga terhadap kelima warga tersebut  dilakukan karantina selama 14 hari di rumah mereka karena masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Dikatakan dalam status ODP, pihak dinas kesehatan dan rumah sakit akan terus melakukan pemeriksaan untuk mengecek status kesehatan dari kelima ODP selama 14 hari. “Jadi yang lima orang yang dalam pemantauan ini belum bisa dikatakan terjangkit Corona karena belum terkonfirm. Kita  terus mengecek perkembangan kondisi kesehatannya setiap saat, TTS masih bersih dari Corona,”katanya.
Dikatakan kepastian terjangkit covid-19 (virus Corona) baru bisa diketahui setelah  dilakukan pemeriksaan swab (pemeriksaan medis untuk memastikann covid-19).
Untuk dilakukan swab terhadap ODP kata dr.Eirene perlu di rujuk ke rumah sakit yang memiliki alat dan tenaga kesehatan yang terlatih.
“Dalam masa ODP ini untuk swab harus ada tenaga terlatih tapi karena belum ada sehingga kita rujuk ke rumah sakit untuk ambil swab,”katanya.
Selama masa karantina kata kadis Eirene aktifitas ODP dibatasi. “aktifitas sendiri tidak boleh interaksi dengan pihak lain,”katanya.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *