Warga Ancam Tutup Akses ke Lokasi Tambang Noelbiboko, CV Metro Akan Dipolisikan

oleh -1.3K views
Kupang,fakta-tts.com –Kelompok warga desa Pariti kecamatan Sulamu kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang tergabung dalam Komunitas Masyrakat Peduli Aspirasi Pembangunan Kampung (Kompak) mengancam akan melakukan aksi tutup jalan yang menjadi akses masuk ke lokasi tambang batu pasir / galian C di alur sungai Noelbiboko,wilayah desa tersebut.
Informasi tersebut disampaikan Jermi Lau, ketua Kompak kepada media Rabu (11/11/2020).
Jermi mengatakan aksi itu terpaksa dilakukan karena sejumlah poin rekomendasi yang disepakati bersama warga, unsur pemerintah dan perusahaan dalam pertemuan di ruang rapat wakil bupati Kupang bulan lalu terkait persoalan tambang di alur sungai tersebut belum ditindaklanjuti oleh pihak pemerintah maupun perusahaan kepada warga di wilayah itu.
“Kita sudah mantapkan rencana untuk tutup akses masuk ke lokasi. Ini sebagai reaksi atas sikap pemerintah maupun pihak perusahaan yang belum menindaklanjuti poin kesepakatan yang kita sepakati bersama dalam rapat yang dipimpin langsung oleb wakil bupati, pak Jerry Manafe,”katanya.
Menurutnya dalam pertemuan disepakati bahwa per 1 November 2020 ini , poin-poin kesepakatan tersebut sudah ditindaklanjuti namun hingga kini belum ada tanda-tanda dari pihak pemerintah maupun perusahaan terkait tindaklanjut rekomendasi rapat tersebut. Ada delapan poin rekomendasi yang disepakti bersama untuk ditindaklanjuti pasca rapat tersebut.
Jermi mengatakan selain penutupan akses masuk, pihak juga sudah merencanakan untuk melaporkan pihak CV Metro yang diduga telah melakukan aksi pengembangan di luar wilayah IUP-nya. “Kami juga rencana laporkan CV Metro ke aparat hukum karena dalam rapat itu pihak manajemen mengakui dihadapan pemerintah dan masyrakat kalau mereka telah mengambil batuan dsri wilayah yang bukan wilayah ijinnya. Sesuai pengakuan perusahaan itu ada sekitar dua atau tiga titik yang diambil materialnya. Itu diluar wilayah IUP-nya dan itu sudah berlangsung sekitar dua tahun,”katanya.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *