Ikat HP Diujung Bambu, Cara Mahasiswa Undana Di TTS Untuk Bisa Ikut Wisuda Online

oleh -1.2K views
Kualin, fakta-tts.com -Yon Hauteas, mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi persoalan serius manakala akan mengikuti prosesi wisudanya yang dilakukan secara online, Selasa 1 September 2021 pukul 09.00 WITA. Tanggal ini juga merupakan HUT kabupaten TTS yang ke-99.
Moment penting itu nyaris tak bisa diikuti jika ia tidak menemukan cara ini untuk mendapatakan jaringan internet.

Rumah Yon di
RT 14/RW 06 desa Oni
Kecamatan Kualin kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang menjadi titik Yon mengikuti wisuda online tersebut memang masih susah signal internet.
Untuk mendapatkan jaringan internet atau telepon, warga setempat harus berada dititik tertentu yang lebih tinggi.
Sempat panik namun Yon akhirnya menemukan cara bagaimana ia bisa mengikuti moment bersejarah dalam mengakhiri jenjang pendidikan tingginya di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP) Undana tersebut.
Ia berpikir bagaimana Handphonenya berada di ketinggian yang tak jauh dari laptob yang dpkaia
Sesaat sebelum wisuda dilangsungkan Yon mengambil handphone nya yang statusnya layanan jaringannya lagi aktif dan kemudian di isi dalam tas plastik yang diikatkan pada ujung bambu sekitar 8 meter.
Dua batang bambu yang disambungkan itu kemudian didirikan dan dipegang oleh beberapa keluarga selama beberapa saat agar handphone dapat menangkap signal telepon seluler. Upaya ini berhasil.
Jaringan telepon seluler itu kemudian dihubungkan dengan laptob yang ada di dalam rumahnya.
Yon bersama ayah dan ibunya kemudian duduk bersanding mengikuti jalannya wisuda. Meski sempat beberapa kali jeda namun Yon dan kedua orang tuanya dapat mengikuti prosesi wisuda  hingga selesai. “Wisudah berjalan lancar walaupun agak terjeda beberapa menit karena tiupan Angin tapi bisa mengikuti sampai selesai,”ungkap Yon lewat telepon. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *