Sekfung PP GMKI Soroti Penanganan Ibu Hamil dan Anak Korban Badai Seroja

oleh -185 views
Kupang, fakta-tts.com – Sekretaris Fungsional (Sekfung) Bidang Pemberdayaan Perempuan (PP), Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Irma Tobias meminta dalam penanganan pasca Bencana badai Seroja di NTT, Perempuan, anak-anak dan bayi mendapat perhatian spesifik. Ini berkaitan dengan upaya pemerintah saat ini yang lagi gencar untuk menekan angka gizi buruk di provinsi NTT.
Ini disampaikan kepada media massa di Posko Relawan Wilayah VII GMKI, Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT. Minggu (12/04/21).
Dikatakan jika ibu hamil, bayi dan anak – anak tidak mendapat prioritas penanganan maka hal itu akan berdampak pada gizi mereka.
“Lebih spesifik bayi, anak, serta ibu hamil. Dalam keadaan normal saja, masalah gizi anak dan ibu di NTT menempati peringkat satu di Indonesia, apalagi dalam kondisi keterbatasan saat bencana seperti ini. Jika tidak diproritaskan ibu dan anak dalam penanganan bencana di tengah pandemi, kemungkinan berisiko meningkatnya angka gizi kurang dan stunting di NTT,” ujar mantan Sekretaris Bidang Kewirausahaan Cabang GMKI Kupang tersebut.
Lanjut Irma, bahwa dampak psikologis bagi perempuan juga perlu diperhatikan.
“Dampak psikologis yang dirasakan perempuan juga perlu mendapat perhatian untuk penanganannya karena mempengaruhi pola asuh dan pemberian makan dalam keluarga,” tegas Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia tersebut.
Irma menambahkan bahwa pengurus pusat GMKI sementara menggalang donasi bagi warga terdampak Bencana.
“Saat ini pengurus pusat GMKI sementara menggalang donasi bagi warga terdampak badai sikon tropis seroja di NTT,” pungkas Irma.(Bai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *