Kenas Afi, Sukses ‘555’, Setelah ’13’

oleh -2.2K views
Kota SoE,fakta-tts.com – Angka 13 dan angka 555 punya arti tersendiri dalam rentetan kisah Askenas Gomer Afi, S.Pd menjadi anggota DPRD Timor Tengah Selatan (TTS) periode 2019-2024. Bersama 39 orang lainnya Kenas sapaan Askenas telah ditetapkan KPU TTS pada Senin 22 Juli 2019.
Di redaksi fakta-tts.com, Selasa (23/7/2019) Kenas mengaku beruntung bisa menduduki satu kursi DPRD TTS. “Untung karena kerja keras saya hasilnya baik, kalau tidak lolos tak tahu saya bagaimana nanti,”canda Kenas.
Pilihan mundur dari tenaga honorer untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD jelas suatu pilihan sulit bagi Kenas karena kesuksesannya sulit diprediksi sebelumnya.
Nama besar sang ayah, Lamek Afi dan jaringan keluarga besar serta teman yang luas menjadi alasan sekaligus motivasi bagi Kenas untuk menanggalkan status honorer Pemda TTS dan mencoba keberuntungan sukses lewat jalur politik.  Status honorer disandang Kenas sejak tahun 2005 hingga 1 Agustus 2018 atau genap 13 tahun. “Saat honor saya pernah jaga pos pemantau batu warna di Kolbano dari dinas pertambangan, kemudian pindah jadi honor di bappenda dan terakhir di dinas PU,”katanya.
Karena tak lolos dalam pengangkatan CPNS K1 dan K2, Kenas banting setir mundur dari honorer dan melamar ke Partai NasDem sebagai bacaleg. Sempat dijegal oleh oknum bacaleg lain di dapil yang sama, Kenas akhirnya lolos jadi caleg NasDem dengan nomor urut 5 untuk dapil 4 yang meliputi kecamatan KiE, kotolin, Santian, Amanatun Selatan, nunkolo, boking, Toianas, dan Noebana.
Perjuangan mengejar kesuksesan lewat jalur politik pun dimulai hingga pada akhirnya di pemilu 17 April 2019 kemarin, alumni STAKN Kupang ini berhasil meraup suara sebanyak 1.583 suara, terbanyak kedua diantara 8 caleg NasDem di dapil 4. Kenas pun melenggang menuju kursi DPRD TTS. “Jadi setelah saya honor 13 tahun, saya caleg dari partai nomor 5, caleg nomor urut 5 untuk pengabdian 5 tahun kepada masyarakat lewat kursi DPRD TTS,”kata suami dari Yance Kamlasi ini.
Ia mengatakan saat berkampanye mencari simpati masyarakat pemilih, ia tidak mengumbar janji muluk-muluk, kedekatan dan pergaulan dengan semua kalangan akan tetap dijaga karena menurutnya hal utama dalam pengabdian seorang wakil rakyat adalah bagaimana bisa dekat dan peduli dengan masyarakat. Dari situlah bisa terjalin interaksi dua arah tanpa ada sekat karena status, anggota dewan dan masyarakat. “Dari situ kita bisa tahu jelas dan menjawab apa yang sebenarnya yang mereka mau,”kata Kenas, pria kelahiran desa Poli 21 Agustus 1985 ini.
Sebagai ‘pendatang baru’ di gedung DPRD TTS, Kenas mengatakan akan beradaptasi dan menjalin kerjasama yang baik dengan ‘penghuni lama’ yang kembali sukses di pemilu kali ini.
Diantara enam caleg terpilih partai NasDem di DPRD TTS lewat pemilu kali ini, Kenas Afi adalah satu-satunya anggota baru. Ia menggantikan posisi Oberlin Muni, dapil 4, yang tak lolos pada pemilu kali ini. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *